Korban Gigitan Ular

Belajar dari Kematian Pawang Ular di Mempawah, Ini Obat & Tindakan ketika Dipatuk Ular Berbisa

Usai mengalami demam dan dibawa ke klinik tersebut, Norjani sempat mendapat perawatan medis. Namun, nyawanya tak tertolong.

Instagram
Kolase Ular King Kobra Patuk Pawang Ular di Toho Mempawah Saat Atraksi hingga Meninggal Dunia 

Untuk dada dan leher berwarna kuning cerah dengan pola belang hitam tidak teratur.

KISAH Pawang Ular Tewas Dipatuk King Kobra, Penyebab Kematian Terkuak hingga Atraksi Maut saat Imlek

Video King Kobra Patuk Pawang Ular di Toho Mempawah Saat Atraksi hingga Meninggal Dunia

Racun

Ular korba mempunyai racun berjenis haemotoxcin dan neurotoxcin.

Racun ini bisa melumpuhkan saraf-saraf dan otot-otot korban dalam waktu hanya beberapa menit saja.

Ini juga bisa mempengaruhi pernapasan. Obat antivenin harus diberikan segera setelah gigitan.

Karena ribuan kematian terjadi setiap tahunnya di Asia Selatan dan Tenggara.

 Dilansir Encyclopaedia Britannica (2015), gigitan ular yang lebih besar bisa berakibat fatal tergantung pada jumlah racun.

Orang yang digigit kobra usahakan tidak banyak bergerak. Ini agar peredaran darah tidak bertambah cepat.

Jika mungkin membaluk dibagian tubuh antara luka dengan jantung, ini untuk memperlambat tapi tidak menghentikan alirah darah jatung.

Segera membawa ke rumah sakit untuk memperoleh penanganan lebih lanjut.

(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Kronologi Pawang Ular di Kalbar Tewas Digigit King Kobra Saat Atraksi, https://pontianak.kompas.com/read/2020/01/27/13335591/kronologi-pawang-ular-di-kalbar-tewas-digigit-king-kobra-saat-atraksi?page=all#page2

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved