Midji Janjikan Layanan RSUD dr Soedarso Lebih Bagus dari RS Swasta
“Tidak masalah rumah sakit tidak mau kerjasama. Nanti gedung ini juga lebih bagus dari swasta dan ruang BPJS-nya lebih banyak," kata Midji
Penulis: Anggita Putri | Editor: Didit Widodo
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Anggita
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, TRIBUN - Gubernur Kalimantan Barat, H Sutarmidji mengimbau masyarakat tak khawatir apabila ada rumah sakit di Kota Pontianak yang tidak mau bekerjasama dengan BPJS Kesehatan. Midji pun memastikan itu akan terlayani di Rumah Sakit Umum (RSUD) Daerah dr Soedarso yang akan jauh lebih bagus dari rumah sakit swasta.
“Tidak masalah rumah sakit tidak mau kerjasama. Nanti gedung ini juga lebih bagus dari swasta dan ruang BPJS-nya lebih banyak dan ruang VIP direhap jadi bangunan couple. Jadi keluarga yang sakit bisa disitu tidak ganggu yang lain,” kata Midji usai meninjau kondisi pembangunan RSUD dr Soedarso untuk melihat perkembangan pembangunan yang sedang dilakukan saat ini , Kamis (16/1/2020).
Maka dari itu ia katakan jangan takut jika pihak RS swasta tidak melayani BPJS. Jadi harus bersaing, karena gedung RSUD ini dibuat dengan APBD dan untuk perawatan juga dana APBD.
• Pesta Narkoba di Sebuah Hotel Kubu Raya Dibubarkan Polisi, 8 Ditangkap
• Turunkan Tim Pengawas, Disnaker Kalbar Minta Perusahaan Patuhi K3
• Hantam Pohon, Mobil Boks Terguling di Tengah Jalan Perdana
Ia menegaskan tinggal bagaiamana ke depan jasa medis nya untuk dokter lebih besar. Kalau untuk sekarang baru mencapai 40 persen .“Ke depan itu idealnya harus di atas 50. cuma lihat pola apakah provinsi masih mensubsi setelah ini nanti kita hitung,” ujarnya.
Ia mengatakan untuk Pembangunan jembatan di depan RSUD Soedarso ditargetkan selesai tahun ini. “Jembatan akan selesai dan kita beri waktu dia sampai akhir Januari,” ucapnya.
Ia mengatakan untuk pembangunan Jembatan yang menjadi akses menuju ke RSUD Soedarso hanya menggunakan satu jembatan saja yang sedang dibangun saat ini.
“Nanti pagar RSUD Soedarso yang didepan ini maju ke jalan sana dan jalan ini jadi halaman. Makanya belum dibenahi. Tahun ini pagar genah dari ujung sampai ujung dan pagarnya harus seragam,” terangnya.
Ia mengatakan ada satu bangunan di dalam harus dibuat taman dan rumah sakit ini akan ada taman dan joging track sehingga pskioterapi tidak hanya menyusur dinding.
Sedangkan untuk jalan akan dilebarkan lagi hingga rumah sakit tampak dari depan jalan betul- betul bagus dan mulai sekarang sudah mulai ditanami pohon dan disiapkan satu segmen pohon ketapang kecana, sepatu dea, janda merana, ditanam ke arah sungai.
“Jadi Pembangunan jembatannya hanya satu untuk aksesnya. Jalan sebarang akan di lebarkan dua sampai tiga meter. Jadi kawasan ini sudah ditata betul,” ujarnya.
Ia menginginkan selama jabatannya, RSUD dr Soedarso harus sudah tuntas penataannya tinggal bagiamana meningkatkan pelayanan.
Kemudian managemen kedepannya tinggal mengaupdate peralatan saja. Sedangkan untuk gedung dikatakannya tidak perlu menggunakan plafon lagi . Lalu untuk ruang farmasi juga ditambah agar pelayanan obat cepat.
“Jadi ambil obat cepat jangan sampai 15 menit kecuali obat racikan. Kalau obat kemasan tidak perlu waktu cukup lama,” ujarnya.

Selain itu yang menjadi menjadi perhatian kusus yakni tahun ini gedung ini di upayakan selesai dengan landscape nya saat ini sedang di tender. kemudian pagar selesai dan juga akses jalannya.