Gelar Silaturahmi, Mahasiswa Kapuas Hulu di Sintang Damba Bantuan Pemerintah

Khusus di Pontianak anggaran periode 50 juta, anggaran untuk Sekretariat di pontianak ada juga. Asrama di pontianak juga mau dibangun

Gelar Silaturahmi, Mahasiswa Kapuas Hulu di Sintang Damba Bantuan Pemerintah
TRIBUNPONTIANAK/ IPMKH Sintang
FOTO BERSAMA: Anggota dan Ketua Umum IKPMKH Sintang bersama tokoh masyarakat di Kabupaten Sintang berfoto bersama usai silaturahmi tahunan Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Kapuas Hulu (IPMKH) Sintang 

SINTANG - Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Kapuas Hulu (IPMKH) Sintang menggelar silaturahmi  bersama pelajar dan mahasiswa dari Kabupaten Kapuas Hulu yang belajar di Kabupaten Sintang.

Silaturahmi tahunan ini digelar di Balai Ruai, mengundang pelbagai tokoh berpengaruh di Kabupaten Sintang.

Ada banyak hal yang didiskusikan, termasuk keluhan para pelajar dan mahasiswa asal Kapuas Hulu yang berada di Sintang yang merasa kurang diperhatikan oleh Pemkab Kapuas Hulu.

“Kami ingin supaya Pemkab Kapuas Hulu bisa memperhatikan kami yang berada di Sintang, layaknya mahasiswa Kapuas Hulu yang berada di Pontianak, maupun Yogyakarta,” kata Uundri, Ketua Umum IKPMKH Sintang kepada Tribun Pontianak, Minggu (8/11/2019).

Pembangunan Infrastruktur Ramah Pedestarian dan Disabilitas

Layaknya mahasiswa dan pelajar yang menimba ilmu di daerah lain, IPMKH Sintang kata Uundri juga meminta diperhatikan oleh pemerintah.

Seperti asrama mahasiswa, Sekretariat, hingga anggaran tahunan seperti di daerah lain.

“Kami belum punya sekretariat. Selama ini kami masih numpang di rumah Jainudin, pendiri IPMKH Sintang,” ujar Uundri.

Padahal, IPMKH Pontianak maupun Yogyakarta, Pemkab Kapuas Hulu memberikan bantuan, mulai dari anggaran pertahun untuk sekretariat, hingga asrama.

“Khusus di Pontianak anggaran periode 50 juta, anggaran untuk Sekretariat di pontianak ada juga. Asrama di pontianak juga mau dibangun,” ungkapnya.

Maria: RSUD Kayong Utara Perlu Fasilitas Bank Darah

Menurut Uundri, ada seribuan pelajar dan mahasiswa yang belajar di Kabupaten Sintang. Namun, yang baru tergabung di IPMKH baru 215 orang.

Uundri menyebut, sejak IPMKH berdiri pada 2 Juni 2013, belum ada sama sekali dari Pemkab Kapuas.

“Berbagai langkah sudah tempuh, terakhir kami ingin mengadakan audiensi bersama Pemda Kapuas hulu, namun surat kami tidak diindahkan. Dengan diadakan malam silaturahmi kemarin sebagai ajang kami untuk bersatu tanpa melihat latar belakang dari masing-masing kami,” ujar Uundri.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak
 

Penulis: Agus Pujianto
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved