Nasabah BRI Korban Skimming

Saldo Nasabah BRI Korban Skimming di Pontianak Terkuras, OJK Beri Tips Aman Simpan Uang di Bank

Kasus indikasi skimming pada tabungan nasabah BRI di Kota Pontianak dibenarkan oleh pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kalbar.

Saldo Nasabah BRI Korban Skimming di Pontianak Terkuras, OJK Beri Tips Aman Simpan Uang di Bank
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Saldo Nasabah BRI Korban Skimming di Pontianak Terkuras, OJK Beri Tips Aman Simpan Uang di Bank 

Kemudian akan diteliti maksimal 20 hari kerja apakah terjadi skimming atau transaksi diluar yang dilakukan nasabah.

Apabila terbukti adanya skimming maka, pihak bank akan mengganti atau ditransfer kembali pada rekening nasabah yang bersangkutan.

"Masyarakat harus hati-hati, jangan ceroboh meminjamkan ATM, memberi tahukan PIN serta mewaspadai orang-orang yang ada disekitar saat menggunakan ATM," terangnya.

Kepala Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Kalimantan Barat Moch. Riezky F. Purnomo menegaskan sejauh ini, berdasarkan laporan BRI, baru ada dua nasabah yang melaporkan indikasi adanya skimming.

"Silakan bagi masyarakat yang merasa saldonya berkurang dan merasa tidak melakukan transaksi langsung mendatangi banknya melaporkan kejadian," ujarnya.

Hal itu diimbaunya agar bank bisa memberikan tindakan atau memblokir ATM serta melakukan penelitian terhadap kasus yang ada.

Kemudian bank akan menggantinya kalau memang terbukti adanya penarikan secara ilegal. Yang bukan dilakukan pemilik rekening.

Diberitakan sebelumnya, korban skimming atau pembobolan saldo pada rekening Bank Rakyat Indonesia (BRI) di Kota Pontianak bertambah.

Kali ini korbannya adalah seorang pegawai negeri sipil (PNS) yang ada dilingkungan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasioanl (BKKBN) Kalbar.

Fitri menceritakan total kerugian yang dialaminya akibat pembobolan rekeningnya tersebut mencapai Rp10 juta.

Halaman
1234
Penulis: Syahroni
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved