Lantik Dewan Pengawas PDAM, Ini Harapan Bupati Paolus Hadi

Tugas pengawas justru mengawasi Direktur supaya Direktur sesuai dengan kinerja, program yang diusulkan, dan program yang mau dilakukan.

TRIBUNPONTIANAK/Hendri Chornelius
Bupati Paolus Hadi. 

Lantik Dewan Pengawas PDAM, Ini Harapan Bupati Paolus Hadi

SANGGAU - Bupati Sanggau, Paolus Hadi memimpin pelantikan dan pengambilan sumpah/janji dewan pengawas PDAM Tirta Pancur Aji Kabupaten Sanggau masa jabatan tahun 2019-2023 di Aula Kantor Bupati Sanggau, Kamis (17/10/2019).

Adapun dewan pengawas yang dilantik yakni, Didit Richardi yang juga sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sanggau.

Hadir dalam pelantikan, Dandim 1204/Sanggau, Letkol Inf Gede Setiawan, Waka Polres Sanggau, Kompol Damianus, Perwakilan dari Kejari Sanggau, Direktur PDAM Pancur Aji Sanggau, Yohanes Andriyus Wijaya, pimpinan OPD Sanggau dan karyawan PDAM.

Baca: Jelang Pelantikan Presiden, Ketua MUI Kubu Raya Ajak Masyarakat Membangun Bangsa

Baca: Polisi Beberkan Hasil Otopsi Jenazah Aktris Sulli, Ungkapannya Jelang Kematiannya Jadi Sorotan

Bupati Sanggau, Paolus Hadi menyampaikan, Dewan pengawas dan Direktur merupakan tandem yang punya visi sama-sama ingin maju.

Tugas pengawas justru mengawasi Direktur supaya Direktur sesuai dengan kinerja, program yang diusulkan, dan program yang mau dilakukan.

"Untuk itu tentu saya tak mau abal-abal, tak ada embel-embel lain. Kalau tidak betul bilang ndak betul, kalau betul bilang betul. Itu kewenangan yang ada di bapak selaku dewan pengawas, "katanya.

Dengan demikian, lanjut PH sapaan akrabnya menegaskan kepada Direktur, jika ada karyawan yang tidak beres, diselesaikan dengan baik.

"Itu tanggungjawab Direktur. Jangan sampai Direktur yang masalah. Ini kesempatan saya ngomong ni karena saya lihat karyawan datang semua. Jadi tak usah lagi gaya-gaya lama, ini perusahaan milik daerah bukan perusahaan bapak kita, "tegasnya.

Ketua DPC PDI Perjuangan Sanggau itu menambahkan, jika masih ada yang aneh-aneh, diharapkan agar Direktur bisa menyelesaikanya. "Dari pada bapak yang nanti jadi masalah, karena saya minta Pak Didit untuk melihat. Karena bapak pasti dibantu oleh para staf dibawahnya. Orang yang tidak sesuai harus berani bertindak, ini tak bisa lagi kita main-main, "tuturnya.

Halaman
12
Penulis: Hendri Chornelius
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved