Untan Siap Bekerjasama dan Mensupport Managemen BumDes dan Desa Mandiri

Untan sangat mengapresiasi dan tentu menjadi prestasi tersendiri bagi Gubernur yang berkomitmen terkait desa mandiri di Kalbar.

Untan Siap Bekerjasama dan Mensupport Managemen BumDes dan Desa Mandiri
TRIBUNPONTIANAK/Anggita Putri
Foto bersama Gubernur Kalbar, Sutarmidji usai membuka kegiatan Seminar Internasional di Lantai 3 Gedung Rektorat Untan, Senin (7/10/2018). 

Untan Siap Bekerjasama dan Mensupport Managemen BumDes dan Desa Mandiri

PONTIANAK- Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tanjungpura bersama Bank Indonesia menggelar Seminar Internasional di Lantai 3 Gedung Rektorat Untan, Senin (7/10/2018).

Adapun tema yang diangkat "Membangun Desa Mandiri sebagai Sabuk Ketahanan Ekonomi" sekaligus pelantikan pengurus Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Pontianak periode 2019-2022.

Rektor Universitas Tanjungpura, Prof Garuda mengatakan pihak Untan sangat mengapresiasi dan tentu menjadi prestasi tersendiri bagi Gubernur yang berkomitmen terkait desa mandiri di Kalbar.

Baca: ISEI Dan BI Gelar Seminar Nasional Membangun Desa Mandiri Sebagai Sabuk Ketahanan Ekonomi

Baca: Sutarmidji: Kini Kalbar Punya 86 Desa Mandiri dan 3 Kabupaten Bebas Dari Desa Sangat Tertinggal

"Tentu saja dari Universitas kita juga mensupport kalau memang ada tertentu yang bisa dilakukan oleh universitas maka akan kita lakukan dan ikut berperan serta dalam program tersebut," ujarnya.

Terkait dengan Bumdes, Untan dalam hal ini bisa menyiapkan tenaga ahli dan sebagainya.

Ia mengharapkan pertemuan ini bisa menghasilkan rekomendasi yang melingkupi berbagai aspek dari sisi pendidikan kemudian Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Untan mungkin akan menjadi bagian dari pihak yang merekomedasikan kebijakan- kebijakan.

"Oleh karena itu kita siapkan mahasiswa kita untuk mempunyai kemampuan yang baik dalam rangka menssupport terutama di fokuskan bagaimana management di Bumdes ," ujarnya.

Pihak Untan bisa mengarahkan mahasiswa untuk melakukan program pengabdian masyarakat yang tematik khusus mengambil dari 52 indikator desa mandiri. (*)

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Anggita Putri
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved