Mahasiswa Sosiologi Fisip Untan Melakukan Langkah Kecil Untuk Indonesia Emas di Tahun 2045

Dalam menegakan salah satu unsur dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu Pengabdian kepada masyarakat

Mahasiswa Sosiologi Fisip Untan Melakukan Langkah Kecil Untuk Indonesia Emas di Tahun 2045
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Foto bersama dosen dan Mahasiswa Sosiologi Fisip Untan , saat Kegiatan di lakukan di Dusun Parit Wak Parek, Desa Sepuk Laut, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat, (20/09/2019) 

Mahasiswa Sosiologi Fisip Untan Melakukan Langkah Kecil Untuk Indonesia Emas di Tahun 2045

PONTIANAK - Dalam menegakan salah satu unsur dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu Pengabdian kepada masyarakat, dan guna meningkatkan kepekaan dan realitas sosial.

Himpunan Mahasiswa Sosiologi mengadakan Sosiologi Mengabdi yang merupakan program dari bidang Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) , yang mengusung tema "Satu Langkah Kecil Menuju Indonesia Emas 2045".

Kegiatan di lakukan di Dusun Parit Wak Parek, Desa Sepuk Laut, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat, (20/09/2019), sampai Minggu, (22/09/2019).

Kegiatan yang di adakan berupa sosialisasi kerumah-rumah warga, game bersama warga, Edukasi inspiratif, Nonton dengan warga, dan di tutup dengan bersih-bersih.

Baca: Mahasiswa Manajemen Dakwah IAIN Gelar Meet and Greet Tingkatkan Ukhuwah

Baca: Ali Akbar Harap Mahasiswa yang Lulus Bisa Mengimplementasikan Ilmunya

Baca: Stikes Yarsi Gelar Yudisium, Ini Pesan Ketua Stikes Yarsi Untuk Para Mahasiswa

Kegiatan yang bersifat edukatif ini dapat menunjang perkembangan masyarakat gemar belajar terutama anak-anak dan pendidikan berkesinam­bungan selaras dengan asas pendidikan seumur hidup serta dapat menjadi hubungan timbal balik antara mahasiswa dan masyarakat setempat, mahasiswa memperoleh ilmu dalam bermasyarakat serta meningkatkan kepekaan sosial.

Kedatangan Mahasiswa di sambut baik oleh Pak Abuan, selaku Ketua RT

" Terima kasih atas kepedulian mahasiswa selaku agen perubahan, harapan saya mahasiswa yang melakukan kegiatan ini dapat kerja dengan baik semoga kedepannya menjadi lulusan yang peduli dan memikirkan masyarakat terutama di desa-desa yang masih perlu perhatian dari pemerintah", ujarnya.

Kegiatan ini di tinjau langsung oleh Wakil Dekan III Fisip Untan Drs Sabran Achyar, beserta rombongan.

" Setelah saya meninjau langsung kegiatan, partisipasi dan respon masyarakat sangat bagus, dengan program pendekatan sosialisasi terhadap warga yang di lakukan mahasiswa sebagai agen pembaruan, apalagi di daerah ini infrastruktur, terutama listrik belum ada, dan ini di jadikan sebagai acuan kepada pemerintah dan anggota dewan untuk membangun desa sepuk laut, dusun Wak Parek ini", ujarnya.

Sabran juga mendorong pemerintah agar membangun daerah ini, karena desa ini berpotensi untuk di kembangkan, apalagi tidak terlalu jauh dari pusat pemerintahan Kabupaten/Provinsi.

Mahasiswa harus berada dalam kondisi sosial yang sebenarnya untuk memberi sumbangsih kepada kehidupan negri dalam memajukan kehidupan anak-anak bangsa.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Anggita Putri
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved