Sidak RSJ Sungai Bangkong, Gubernur Nilai Ruang Anak Berkebutuhan Khusus Masih Belum Layak

Gubernur juga sempat melihat dari dekat para penderita gangguan jiwa di ruang-ruang perawatan tersebut.

Penulis: Hamdan Darsani | Editor: Didit Widodo
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ HAMDAN
Gubernur Kalbar Sutarmidji Saat berinteraksi dengan tenaga medis yang sedang memberikan perawatan pada anak berkebutuhan khusus saat meninjau layanan RSJ Sungai Bangkong, Rabu (19/6/2019)   

Ia menjelaskan seluruh arahan dari Gubernur Kalbar sudah jelas dan tinggal ditindak lanjuti untuk menyusun perencanaanya.

Terkait instalasi pelayanan anak berkebutuhan Khusus di RSJ Sungai Bangkong, Batara menuturkan dalam tahun ini terdapat rencana untuk peningkatan sarana dan prasarana termasuk di antaranya untuk sektor pelayanan untuk rehabilitasi pecandu narkoba, persiapan sarana dan prasarana rumah sakit, sarana laundry, sarana gizi, dan perawatan rehap medik.

"Mudah-mudahan tahun ini bisa berjalan lancar dan meningkatkan mutu dari pelayanan RSJ Sungai Bangkong," ujarnya.

Gubernur Kalbar Sutarmidji melakukan peninjauan terhadap layanan RSJ Sungai Bangkong, Rabu (19/6/2019)
Gubernur Kalbar Sutarmidji melakukan peninjauan terhadap layanan RSJ Sungai Bangkong, Rabu (19/6/2019) (TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ HAMDAN)

Ia memaparkan untuk jumlah pasien rawap inap di RSJ Sungai Bangkong, rata-rata setiap bulan bisa menangani pasien dengan gangguan jiwa sejumlah 70 pasien hingga 90 pasien. 

Dirinya pun mengaku siap jika memang resmi diputuskan pelayanan rawat inap akan dipindahkan di rumah sakit jiwa yang berada di Kota Singkawang.

"Dalam memberikan layanan kami akan lakukan secara komprehensif terlibat dalam pelayanan pengobatan pasien. Mulai dari psikiater, psikolog, keperawatanya serta gizi. Semua terintegrasi," ujarnya.

Ia menambahkan sehingga diperlukan terus melakukan peningkatan-peningkatan mulai dari sarana, tenaga, serta alat kesehatan sehingga mutu pelayanan rumah sakit dapat benar-benar ditingkatkan.

"Kita kemarin telah melaksanakan survey akreditasi dan saat ini tinggal menunggu hasil akreditasinya," pungkasnya.

Sementara anggota DPRD Provinsi Kalbar, Prabasa Anantatur sangat mendukung usaha-usaha pemprov kalbar melalui kebijakan gubernur Kalbar untuk terus meningkatkan sektor pelayanan di rumah sakit baik di RSUD dr Soedarso, RS Jiwa Sungai Bangkong, dan seluruh sektor fasilitas pelayanan kesehatan.

"Sepanjang itu untuk kepentingan masyarakat kenapa tidak kita dukung. Hal itu penting untuk kebutuhan masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang terbaik," ujarnya.

Ia menjelaskan perbaikan layanan faskes bukan hanya menyangkut soal bangunan dan sarana fisiknya semata. Akan tetapi juga dibarengi dengan peningkatan tenaga SDM dan ketersedian sarana serta peralatan kesehatan yang memadai.

"Soal peningkatan layanan terhadap pasien merupakan hal yang penting. Sehingga seluruh masyarakat dapat mengakses pelayanan kesehatan yang cepat, nyaman dan tepat," ujarnya.

Ia menambahkan pemerintah harus dapat menjamin seluruh kebutuhan dasar masyarakat tersedia, baik dari segi infrastruktur, pendidikan, dan pelayanan kesehatan.

"Itu semua kebutuhan masyarakat banyak dan harus dipenuhi oleh pemerintah. Sehingga untuk seluruh faskes yang ada diharapkan dapat mengutamakan peningkatan mutu layanan," pungkasnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved