Kalbar 24 Jam

Kalbar 24 Jam - SMPN 22 Pontianak Roboh, Fakta Baru dari Mulut Audrey, hingga Jambret di Ngabang

Dari kesaksian langsung dari mulut Audrey, fakta-fakta baru terkuak menjawab pemberitaan yang simpang siur selama ini

Penulis: Dhita Mutiasari | Editor: Dhita Mutiasari
Kolase/Tribunpontianak.co.id
Kalbar 24 Jam - SMPN 22 Pontianak Roboh, Fakta Baru dari Mulut Audrey, hingga Jambret di Ngabang 

Ketika menceritakan semua itu, Audrey terlihat menangis.

Audrey Sebut Sudah Teriak Menyerah, Terduga Pelaku Tega Tendang Muka & Colok Kemaluan Korban
Audrey Sebut Sudah Teriak Menyerah, Terduga Pelaku Tega Tendang Muka & Colok Kemaluan Korban (KOLASE TRIBUNPONTIANAK.CO.ID)

Air mata keluar dari matanya saat menceritakan penganiayaan yang dialaminya saat itu.

Sambil menangis die menegaskan apa yang diucapkannya tersebut tidak bohong. 

Dari kesaksian langsung dari mulut Audrey, fakta-fakta baru terkuak menjawab pemberitaan yang simpang siur selama ini.BACA SELENGKAPNYA.......

3. Bawaslu Temukan Dugaan Money Politic di Wilayah Singkawang Selatan

Ketua Panwaslu Kota Singkawang, Zulita
Ketua Panwaslu Kota Singkawang, Zulita (TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / RIDHOINO KRISTO SEBASTIANUS MELANO)

Bawaslu Kota Singkawang mendapat temuan melalui informasi yang didapat dari masyarakat bahwa terjadi dugaan money politic (politik uang_red) di wilayah Kecamatan Singkawang Selatan.

"Dugaannya satu caleg yang melakukan money politic," kata Ketua Bawaslu Kota Singkawang, Zulita, Jumat (26/4/2019).

Bawaslu sudah melakukan penulusuran dengan mengundang dan mendatangi pihak-pihak yang ada keterkaitan di sana.

Baca: Bupati Kubu Raya Lepas 14 Kafilah ke STQ Singkawang

Baca: VIDEO: Polres Singkawang Konferensi Pers Terkait Keterangan Palsu

Bawaslu juga mencari bukti dan saksi serta mengundang para pihak untuk melakukan klarifikasi terhadap dugaan politik uang yang terjadi di wilayah Kecamatan Singkawang Selatan.

"Dugaan politik uang tersebut merupakan informasi awal yang terus kita telusuri untuk mencari titik terang apakah kejadian itu benar adanya, ada saksi dan bukti yang akan menjadikan itu suatu temuan buat kita," tutur Zulita. BACA SELENGKAPNYA.......

4. Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns Gagalkan Upaya Penyelundupan Rokok dan Miras

Miras dan Rokok yang diamankan Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns di perbatasan Kabupaten Sanggau, Kamis (24/4/2019).
Miras dan Rokok yang diamankan Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns di perbatasan Kabupaten Sanggau, Kamis (24/4/2019). (TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA)

Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns mengagalkan upaya penyelundupan 12.240 batang rokok dan hampir seratus botol miras ilegal asal Malaysia yang akan diselundupkan ke Indonesia melalui jalur tikus di perbatasan Kabupaten Sanggau, Kamis (24/4/2019).

“Pada saat melaksanakan patroli, ada motor yang melewati jalur tidak resmi membawa rokok sejumlah lebih kurang 12.240 batang kemudian ada minuman keras juga, ”kata Komandan Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns, Mayor Inf Dwi Agung Prihanto melalui rilisnya, Kamis (24/4/2019) malam.

Dikatakanya, saat diamankan pembawa barang-barang tersebut melarikan diri dan meninggalkan bawaannya. Diduga pembawa barang yang melarikan diri itu hanya kurir.

Pasca pengungkapan ini, pengawasan dan pemeriksaan lintas batas terus diintensifkan terutama di jalur tradisional yang kerap digunakan masyarakat melintas batas negara. BACA SELENGKAPNYA.......

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved