Setelah 70 Tahun, Satu Jenazah Korban Pearl Harbor Akhirnya Teridentifikasi
Lawson, asal Butler County, Ohio, menjadi satu dari ratusan pelaut dan marinir yang terbunuh dalam serangan di Pearl Harbor dan dimakamkan
Setelah 70 Tahun, Satu Jenazah Korban Pearl Harbor Akhirnya Teridentifikasi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Jenazah salah seorang korban serangan Pearl Harbor yang tewas pada 1941 akhirnya dapat teridentifikasi setelah lebih dari tujuh dekade.
Para ilmuwan mengidentifikasi jenazah tersebut sebagai Willard I Lawson, anggota pemadam kebakaran Angkatan Laut kelas 3 berusia 25 tahun yang menjadi kru dari kapal perang USS Oklahoma.
Kapal tersebut menjadi salah satu korban serangan pasukan Jepang di Hawaii pada 7 Desember 1941 silam.
Kapal itu tenggelam setelah rusak parah akibat dihantam torpedo.

Baca: Harap Pemilu Berjalan Elegan dan Berkelas, Kapolres: Peserta Kompetisi Ikut Aturan Main
Baca: Kapolres Kayong Utara Pastikan Semua Partai Telah Layangkan Permohonan STTP
Baca: Imbas Jatuhnya Pesawat Ethiopian Airlines, Lion Air Berhentikan Operasional Boeing 737 Max 8
Hasil identifikasi tersebut diumumkan oleh Badan Pelaporan Tahanan Perang dan Hilang dalam Tugas dari Departemen Pertahanan (DPAA), pada Senin (11/3/2019).
Lawson, asal Butler County, Ohio, menjadi satu dari ratusan pelaut dan marinir yang terbunuh dalam serangan di Pearl Harbor dan dimakamkan di pemakaman tanpa nama.
Namun pada 2015, DPAA mulai menggali kembali sisa-sisa jenazah korban dari Pemakaman Memorial Nasional Pasifik, atau yang juga dikenal sebagai Punchbowl, untuk melanjutkan proses identifikasi.
Para ilmuwan menggunakan analisis gigi dan antropologis, dengan didukung bukti tak langsung dan material, serta analisis DNA untuk mengidentifikasi sisa-sisa jenazah Lawson.
Setelah teridentifikasi, jenazah Lawson akan dipindahkan dari Punchbowl di Hawaii dan dimakamkan kembali di Madison, negara bagian Indiana, pada 27 April mendatang.
Namanya juga dituliskan di Dinding Korban Hilang di Punchbowl, dengan hiasan mawar terukir di sebelah namanya untuk menunjukkan bahwa dia telah teridentifikasi.
Lebih dari 2.400 orang tewas dalam serangan pasukan Jepang di Pearl Harbor, Hawaii, yang kemudian membawa AS ke dalam Perang Dunia II.
Sebanyak sekitar 388 jenazah pelaut yang tidak teridentifikasi dikuburkan bersama di Punchbowl, namun Pentagon menginginkan mereka semua dapat diidentifikasi dan dimakamkan secara individu sebagai bentuk penghormatan.
Baca: Tewaskan WNI Harina Hafitz, Ini Kronologi Kecelakaan Pesawat Ethiopian Airlines ET-302
Baca: Selamat dari Musibah Jatuhnya Pesawat Ethiopian Airlines, Pria Ini Sebut Hari Keberuntungannya
Mengubah Sejarah Dunia
Pada 7 Desember 1941, ratusan pesawat Jepang menyerang Pangkalan Angkatan Laut Amerika Serikat di Pearl Harbor, Hawaii.