Pemindahan Tahanan dan Napi Perempuan Menunggu Teknis

Di Kalbar saat ini, kita ada 14 unit pelaksana teknis untuk Rutan dan Lapas. Kita se Kalbar untuk kapasitas tahanannya 2.379 orang

Penulis: Syahroni | Editor: Tri Pandito Wibowo

LPP yang saat ini masih gabung dengan Lapas Kelas II A, ia berharap bulan para tahanan dapat dipindahkan ke LPP Parit Penjara.

"Sekarang kita sudah punya Lembaga Khusus anak, dan kedepan denga dipungsikan LPP ini maka akan menjadi tempat khusus perempuan,"tegasnya.

Namun ada persoalan lain, yaitu mengenai pelaksanaan Pilpres dan Pileg pada tanggal 17 April mendatang.

Eka Jaka Riswanta saat diwawancarai menegaslan bahwa pihaknya akan melakukan koordinasi bersama KPU, ia sendiri belum mengetahui teknisnya. Hal ini guna melindungi hak pilih dari mereka (narapidana), sehingga tidak merugikan mereka dan calon dukungannya.

"Mengenai pemindahan para tahanan wanita ke LPP Parit Penjara juga belum final , karena kita masih mengkaji, apakah setelah Pilpres dan Pileg atau sebelumnya pada Maret ini. Kalau perintah Dirjend memang secepatnya, maka kami sanggupi untuk bulan Maret ini," jelasnya.

Tapi kalau ada alasan teknis mengenai pemilu bisa saja pemindahan ditunda dulu sampai selesai Pilpres dan Pileg. Pihaknya akan berkoordinasi bersama KPU.

Sementara mengenai kelanjutan pembangunan LPP, Eka nambahkan saat ini jalan yang rusak dan menjadi keluhan warga sudah dikerjakan oleh pihak pemborong dan ia berharap mudahan bisa kembali bagus seperti sedia kala.

"Awalnya juga memang terjadi penolakan tapi seiring berjalannhlya waktu masyarakat sudah mengerti dan berjalan baik,"tambahnya.

Selain membangun LPP Parit Penjara, Kanwil Kemenkumham Kalbar juga akan merencanakan pem LP khusus kejahatan Narkotika di daerah Air Hitam, Kabupaten Mempawah.

"Kita berencana juga membanhun LP Narkotika di lahan Air Hitam, mudahan bisa direalisasikan sehingga semua kasus narkoba nanti akan ditempatkan disana guna menyikapi over kapasitas saat ini,"pungkasnya.

P to P

- Jumlah Lapas dan Rutan di Kalbar 14.
- Kapasitas 2.379 orang.
- Jumlah penghuni penjara saat ini, 5.309 orang.
- terjadi over kapasitas 123 persen atau 2.379 orang.
- Dari 5.309 tahanan terdapat 328 perempuan dan 84 anak-anak.
- Anggaran makan sehari perorangan Rp22 ribu tiga kali makan.
- Perhari negara mengeluarkan Rp116. 798.000 untuk biaya makan para Napi dan tahann.
- Dikalikan perbulan dengan hitungan 30 hari maka negara harus mengeluarkan Rp 3.503.940.000 atau Rp3,5 miliar lebih untuk biaya makannya.
- Direncanakan pula pembangunan LP Narkotika di kawasan Air Hitam Mempawah.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved