Menjamurnya Warkop di Sintang, Kaum Muda Semakin Banyak Jadi Penikmat Kopi
Satu di antara masyarakat penikmat kopi di Kabupaten Sintang, Yanto (25) mengungkapkan bahwa saat ini memang kopi mempunyai lebih banyak peminat.
Penulis: Maudy Asri Gita Utami | Editor: Rizky Zulham
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Wahidin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Satu di antara masyarakat penikmat kopi di Kabupaten Sintang, Yanto (25) mengungkapkan bahwa saat ini memang kopi mempunyai lebih banyak peminat.
Bahkan yang dulunya didominasi oleh kaum bapak-bapak, kini trend nyantai di warung kopi sudah banyak digandrungi oleh kaum dewasa, remaja, bahkan pelajar SMA.
Menurutnya dengan semakin banyaknya penikmat kopi, tentu akan membuat semakin menjamurnya usaha-usaha kopi yang ada di Kabupaten Sintang.
"Kita lihat saja sekarang, kita mau ngopi, gak lebih jarak 100 meter di kotanya udah ada warung kopi. Anak muda, orang tua, lebih banyak keliatan di warkop ketimbang di kafe-kafe," katanya, Minggu (4/2/2018) pagi.
Yanto berharap dengan semakin banyaknya usaha warung kopi juga membuat semakin meningkatnya kualitas cita rasa kopi, bahkan jika perlu dibuat lebih banyak varian rasa.
"Bisa aja kan, misalnya kopi robusta, tapi ada juga sentuhan rasa apa gitu. Tapi kalau yang rasanya original juga harus dipertahankan kerena juga lebih banyak yang suka," jelasnya.
Selain itu, menurutnya jika saat ini warung kopi tanpa dilengkapi fasilitas jaringan Wifi memang cenderung lebih banyak dikunjungi kaum orangtua. Berbeda sebaliknya jika ada fasilitas jaringan Wifinya.
"Beda sekali, kalau ada Wifinya pasti ramai juga anak muda di situ. Namun yang penting Warkop di sini masing-masing harus punya ciri khas, jadi sesuai dengan keinginan dari masyarakat yang ingin ngopi," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/komunitas-barista-guild-kapuas-raya_20180204_095535.jpg)