Pembangunan Tugu Burung Garuda Penting, Ini Tujuannya

Pembangunan Tugu Burung Garuda dirasa penting agar sejarah lambang negara Indonesia diketahui oleh banyak orang

Penulis: Jimmi Abraham | Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / RIZKY PRABOWO RAHINO
Replika Patung Burung Garuda Kerajaan Sintang yang dipinjam Sultan Hamid II untuk merancang lambang negara Indonesia, Garuda Pancasila terpampang di Museum Kesultanan Sintang. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rizky Prabowo Rahino

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Akademisi Universitas Kapuas Sintang, Victor Emanuel menerangkan pembangunan Tugu Burung Garuda sebagai monumen pengingat sejarah memang harus dilaksanakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sintang.

“Pembangunan Tugu Burung Garuda dirasa penting agar sejarah lambang negara Indonesia diketahui oleh banyak orang. Karena masih banyak yang belum tahu sejarah ini,” ungkapnya.

Victor berharap Tugu Burung Garuda dibangun pada lokasi strategis, mudah diakses dan dilihat oleh masyarakat. Tugu Burung Garuda harus dilengkapi dengan diorama dan catatan sejarah. Hal ini agar sejarah diketahui secara jelas oleh masyarakat.

“Catatan sejarah itu harus ada mulai dari asal muasalnya sampai dipinjam Sultan Hamid II. Pembangunan Tugu Burung Garuda ini sebagai bentuk penghargaan sejarah. Pembangunan tugu bernilai positif dan bermanfaat,” imbuhnya.

Tidak menutup kemungkinan pembangunan Tugu Burung Garuda akan jadi daya tarik penelitian ilmiah bagi akademisi dan peneliti. Victor menegaskan lambang negara Indonesia memang terinspirasi dari lambang garuda Kerajaan Sintang.

“Sultan Hamid II pernah meminjam replika patung burung garuda dari Kerajaan Sintang. Saat itu, Sultan Hamid II mendapat tugas merancang lambang negara dari Presiden Soekarno. Garuda Pancasila,” tukasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved