Dijanjikan Upah Puluhan Juta Rupiah Antarkan Narkoba, IK Kini Menyesal dan Hadapi Hukuman

Namun, upah tersebut tidak diberikan sekaligus, hanya uang muka sebesar Rp. 5 Juta terlebih dahulu.

Dijanjikan Upah Puluhan Juta Rupiah Antarkan Narkoba, IK Kini Menyesal dan Hadapi Hukuman
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIVALDI ADE MUSLIADI
Kalpolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono saat menanyakan alasan dan penyesalan kepada para tersangka kasus narkoba dengan jaringan antar negara, pada press conferece di Mapolda Kalbar, Senin (15/4/2019). 

Dijanjikan Upah Puluhan Juta Rupiah Antarkan Narkoba, IK Kini Menyesal dan Hadapi Hukuman

PONTIANAK - Satu diantara tersangka peredaran narkoba yang berhasil diungkap Polda Kalbar berinisial IK mengaku, dirinya dijanjikan mendapat upah sekitar Rp 22 Juta untuk sekali membawa narkoba melalui jalur air.

Begitu juga dengan para rekannya juga mendapat angka yang sama.

Namun, upah tersebut tidak diberikan sekaligus, hanya uang muka sebesar Rp. 5 Juta terlebih dahulu.

Sedangkan sisanya diberikan setelah barang sampai diantar ke tujuan.

Baca: Berikut Kronologi Penangkapan Tersangka Narkoba Antar Negara Menurut Gembong Yudha

Baca: Polsek Sandai Amankan Seorang Ibu Rumah Tangga, Diduga Pengedar Narkoba

"Saya mendapat upah Rp. 22,5 Juta, kawan-kawan yang lain juga sama. Tapi hanya diberikan uang muka dulu sebesar Rp. 5 Juta, kalau barang sudah diantar sampai ke tujuan baru diberikan sisanya," ujar IK, saat press conferece di Mapolda Kalbar, Senin (15/4/2019).

Namun nahas, ia kini mesti berhadapan dengan hukum karena keterlibatannya dengan peredaran narkoba.

Sejumlah hukuman beratpun bukan tak mungkin akan menjeratkan saat proses hukum berjalan nanti

Saat ditanyai tentang perbuatannya, IK mengaku menyesal dengan apa yang telah ia perbuat.

Baca: Ringkus 5 Tersangka Jaringan Narkoba Antar Negara, Polda Kalbar Amankan 12 Kg Sabu

Baca: VIDEO: Ungkap Jaringan Narkoba Antar Negara, Polisi Amankan Lima Tersangka

Ia pun mengaku tidak akan menerima apabila anaknya terlibat dengan kasus narkoba.

Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono menegaskan, pihaknya terus berkomitmen untuk zero narkoba.

Selain itu, ia juga berterima kasih kepada masyarakat dan para anggotanya yang telah berhasil mengungkap kasus jaringan narkoba antar negara ini.

"Perlu diantisipasi dengan hal-hal seperti ini, apalagi jelang pemilu, ada saja perusak situasi seperti mereka (tersangka) ini, kita berterimakasih kepada warga masyarakat yang telah memberikan informasi, dan juga kepada para anggota Timsus Narkoba yang telah bekerja keras mengungkap kasus ini," tukasnya. (gam)

Penulis: Rivaldi Ade Musliadi
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved