Tinjau UNBK di SMA N 1 Pontianak, Muhani: Ada Laporan Mempawah dan Sintang Padam Lampu

Memang agak lambat menyingkronkan server hingga 100 persen dari seluruh server di Kalbar

Penulis: Anggita Putri | Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ANESH VIDUKA
ketua Ujian Nasional Provinsi Kalbar berkunjung ke SMA Negeri 1 Pontianak untuk meninjau pelaksanaan UNBK dihari pertama, senin ( 1/4/2019). 

Tinjau UNBK di SMA N 1 Pontianak, Muhani: Ada Laporan Mempawah dan Sintang Padam Lampu

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer untuk tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) berlangsung pada hari ini, setelah pelaksaan UNBK SMK sebelumnya.

Kepala Bidang Pembinaan SMK Provinsi Kalbar, Urai Muhani sekaligus ketua Ujian Nasional Provinsi Kalbar berkunjung ke SMA Negeri 1 Pontianak untuk meninjau pelaksanaan UNBK dihari pertama, Senin ( 1/4/2019).

Urai Muhani mengatakan untuk UNBK SMA yang berlangsung hari ini untuk sinkronisasi servernya 100 persen berlangsung dari tadi malam sampai dengan pukul 01.00 dini hari.

"Memang agak lambat menyingkronkan server hingga 100 persen dari seluruh server di Kalbar," ucap Urai Muhani saat meninjau Pelaksanaan UNBK di SMA N 1 Pontianak.

Ia mengatakan setelah server sinkron 100 persen agar aman dan terkendali. Namun pada pelaksanaan dilapangan masih ada daerah seperti di Mempawah dan Sintang ada kendala karena listrik padam pada pelaksanaan UNBK sesi 1.

Baca: Devi: Penegakan Hukum dan Pengentasan Masalah Sosial Penting Entaskan Masalah Trafficking

"Sementra untuk laporan sejauh ini hanya di Mempawah dan Sintang saja yang mati lampu pada sesi 1, sama dengan UNBK SMK beberapa waktu lalu terjadi kendala listrik juga di Kabupaten Mempawah," ujarnya.

Urai menjelaskan padahal sebelumnya sudah mempersiapkan dan berkirim surat dengan pihak PLN dan sudah dua kali untuk pelaksanaan UNBK.

"Ada juga himbauan dari PLN pusat ke region PLN wilayah V Kalbar dan sudah dilaksanakan, dan kami sudah pegang suratnya," imbuhnya.

Namun ia katakan pada kenyataan di lapangan masih terjadi mati lampu. Namun sesi pertama yang mati lampu diundur.

"Karena mati lampu khusus di Mempawah dan Sintang untuk waktu pelaksanaan UNBK masih bisa diperpanjangan untuk waktunya sampai 18.00 WIB," ujarnya.

Sebagai Ketua UN Kalbar ia belum mengetahui penyebab mati lampu dari pihak PLN, padahal jauh hari sudah menghimbau kepada PLN dan Telkom supaya jagan mematikan listrik di area yang sedang melaksanakan UNBK.

"Mungkin karena kapasitas terbatas dari pihak PLN, tapi area yang melakukan UNBK seharusnya diusahakan aman, gimanapun itu menjadi strategi PLN yang penting kami sudah berkirim surat kepada pihak PLN jauh hari sebelum pelaksanaan UNBK," pungkasnya.

Pelaksanaan UNBK tahun ini SMA dan SMK bahkan paket C dan paket B 100 persen sudah mengikuti sistem UNBK.

"SMA Luar Biasa juga hari ini melakukan UNBK bersama dengan SMA lainnya," ujarnya.

Perisapan yang dilakukan SMA LB juga sama dengan persiapan yang dilakukan oleh SMA lainnya.

"Dalam pelaksanaan UNBK yang terpenting adalah listrik tidak mati, sinyal tidak susah. Jika kedua itu aman berarti amanlah pelaksanaannya," tutupnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved