Pimpinan Pusat Muhammadiyah Mengutuk Keras Aksi Pembantaian di Selandia Baru

Bahtiar Effendy, dan Sekretaris, Abdul Mu'ti, mereka mengutuk keras aksi pembantaian di Masjid al-Noor, Lindwood, Christchurch Selandia Baru

Pimpinan Pusat Muhammadiyah Mengutuk Keras Aksi Pembantaian di Selandia Baru
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/WAHIDIN
Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Sintang menggelar peringatan Milad Muhammadiyah yang ke-106 Tahun 2018 yang dilaksanakan di Halaman SMK Muhammadiyah Sintang, Minggu (16/12/2018) kemarin. 

Pimpinan Pusat Muhammadiyah Mengutuk Keras Aksi Pembantaian di Selandia Baru

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, mengeluarkan pernyataan yang ditandatangani Ketua Umum, Bahtiar Effendy, dan Sekretaris, Abdul Mu'ti, mereka mengutuk keras aksi pembantaian di Masjid al-Noor, Lindwood, Christchurch Selandia Baru, Jumat (15/3).

Hal itu disampaikannya dalam siaran pers dengan surat nomor 101/PER/10/J/2019 dimana PP Muhammadiyah juga mendesak Pemerintah Selandia Baru agar segera mengusut tuntas motif dan pelaku pembantaian maupun dalangnya serta memberikan hukuman yang seberat-beratnya.

Berikut pernyataan lengkap PP Muhammadiyah atas aksi teror di Selandia Baru:

Baca: Menjelang HUT ke-55 Bank Kalbar Gelar Kegiatan Sunat Massal

Baca: Simpan di Garasi Mobil, Lima Ekor Kucing Persia Miliknya Raib, Pelaku Dilumpuhkan Dengan Tembakan

Baca: Ketum PPP Romahurmuziy Ditetapkan Menjadi Tersangka, Begini Responnya Keluar dari Gedung KPK

Sehubungan dengan tragedi penembakan di Masjid al-Noor, Lindwood, Christchurch Selandia Baru, Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyatakan:

1. Menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya atas tragedi penembakan di Masjid al-Noor, yang menewaskan puluhan Muslim. Mereka yang wafat adalah syahid yang mendapatkan tempat terhormat di hadapan manusia dan Allah azza wa jalla. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran. Kepada umat Muslim Selandia Baru agar tetap tegar dan tidak surut selangkahpun dalam berislam dan berdakwah di Selandia Baru.

2. Mengutuk keras penembakan yang sesungguhnya merupakan pembantaian dan aksi teroris yang sangat biadab serta permusuhan terhadap umat Islam, apapun motifnya dan siapapun pelakunya.

3. Mendesak Pemerintah Selandia Baru agar segera mengusut tuntas motif dan pelaku pembantaian maupun dalangnya serta memberikan hukuman yang seberat-beratnya. Pemerintah Selandia Baru agar meningkatkan keamanan dan melindungi seluruh warga negara khususnya umat Islam agar dapat hidup damai dan menjalankan ajaran agama dengan aman.

4. Mengapresiasi pernyataan tegas dan sikap cepat Pemerintah Indonesia yang mengambil langkah diplomatis dan mendesak agar segera melakukan langkah-langkah diplomasi lebih lanjut dan tindakan kemanusiaan untuk membantu, mengevakuasi, dan menyelamatkan warga Indonesia yang menjadi korban.

5. Menghimbau umat Islam Indonesia untuk bersikap tenang, tidak membuat pernyataan yang memperkeruh suasana, dan melakukan langkah-langkah yang kontra produktif. Umat Islam Indonesia hendaknya menggalang solidaritas dan melakukan doa bersama untuk keselamatan dan mendukung perjuangan dakwah Muslim di Selandia Baru.

Penulis: Ya'M Nurul Anshory
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved