Pilgub Kalbar

PANI Kalbar Siap Menangkan Karolin-Gidot

Alasan lainnya, kata Pani, seperti diketahui, ayah dari Karolin merupakan, Cornelis yang menjabat Gubernur Kalbar selama 2 periode.

PANI Kalbar Siap Menangkan Karolin-Gidot
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
Pasukan Adat Nusantara Indonesia (PANI) Kalimantan Barat menyatakan dukungan penuh dan siap memenangkan pasangan calon gubernur Kalbar nomor urut dua Karolin-Gidot, pada Pilkada Kalbar 27 Juni 2018 mendatang. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK  - Pasukan Adat Nusantara Indonesia (PANI) Kalimantan Barat menyatakan dukungan penuh dan siap memenangkan pasangan calon gubernur Kalbar nomor urut dua Karolin-Gidot, pada Pilkada Kalbar 27 Juni 2018 mendatang.

"Beberapa alasan terkait dukungannya kepada Pasangan Calon Gubernur yang diusung oleh PDI Perjuangan, Demokrat dan PKPI itu. Pertama, prestasi Karolin yang telah menjabat sebagai anggota DPR RI selama dua periode dengan perolehan suara terbanyak se-Indonesia serta pada Pilkada Bupati Landak mendapat perolehan suara hingga 98 persen menjadi alasan pertama bagi PANI Kalbar," kata Ketua DPD 1 PANI Kalbar, Syafarahman, di Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya melalui rilis yang diterima Tribunpotianak.co.id, Kamis (14/6/2018).

Baca: Tokoh Masyarakat Kapuas Hulu Ini Nilai Karolin Layak Menjadi Gubernur kalbar

Baca: Karolin-Gidot Unggul Disurvei Cyrus, Kadek Sebut Hal Ini Akan Jadi Penentu

Alasan lainnya, kata Pani, seperti diketahui, ayah dari Karolin merupakan, Cornelis yang menjabat Gubernur Kalbar selama 2 periode.

"Alhamdullilah tidak ada perbedaan antara Islam dan non Islam semua sama, ada keadilan dan masyarakat Kalbar bisa hidup rukun dan damai selama ini," lanjutnya

Baca: Pilkada 2018-DPP Demokrat Intstruksikan Kader Terus Sosialisasikan Karolin-Gidot

Baca: Pilkada 2018, Karolin - Gidot Siap Maksimalkan Potensi Perbatasan Darat dan Laut

Selain itu, Syafarahman, juga menyebutkan, adanya dukungan tersebut dikarenakan telah terikat dengan sumpah persaudaraan secara turun temurun tanpa memandang perbedaan agama.

"Sekarang banyak orang beriman dengan politik, tidak beriman dengan yang sesungguhnya, karena, kalaulah beriman dengan yang sesungguhnya iman, 30 jus itu harus di imani, bukan hanya satu ayat. Dan saya korban fitnah dari salah satu pasangan calon, sehingga kami tantang, kami siap memenangkan Paslon nomor urut dua, Karolin dan Gidot," tuturnya.

Syafarahman berharap ketika Karolin dan Gidot mendapatkan amanah dari masyarakat untuk memimpin Kalimantan Barat 5 tahun kedepan, prinsip kepemimpinan yang adil dan merata seperti yang telah dilakukan oleh Cornelis dapat terus dipertahankan.

"Beberapa waktu yang lalu kami sudah diskusi dengan ibu, saya menanyakan satu pertanyaan kepada beliau. Dan di Amin kan.

Ketika ibu menjadi Gubernur, apakah Musolah dan Masjid akan Ibu bangun seperti Bapak?
Simple ibu jawabnya. Pasti," ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Karolin mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan PANI yang sudahlah menyampaikan dukungannya kepada pasangan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Kalbar nomor urut dua.

"Ini merupakan bentuk persaudaraan kita yang merupakan bagian dari sejarah yang panjang di pulau kalimantan ini," kata Karolin.

Menurut Bupati Landak yang sedang menjalani masa cutinya itu, Kalimantan Barat selama ini suasana yang penuh dengan persaudaraan tetap akan dijaga.

"Dalam suasana pilkada ini akan kita tingkatkan, karena kita memiliki komitmen membangun Kalimantan Barat yang hebat dimasa yang akan datang," pungkas Karolin.

Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help