TOPIK
Kalbar Banjir
-
Tahun ini kita memberikan bantuan kepada korban banjir melalui Camat Muara Pawan.
-
Arus lalu lintas dari Balai Karangan ke Dusun Bungkang tidak bisa dilewati kendaraan roda dua.
-
Selain di Gg Rawa Bakti, banjir juga mengenangi halaman SDN 02 Sanggau yang berada di kawasan Gg Rawa Bakti.
-
Genangan air ini menutup jalan hingga tidak tampak, dan beberapa lantai rumah warga sudah tergenang air.
-
Sungai tak mampu menampung debit air dan menggenangi Pasar yang ada di Kecamatan Nanga Mahap dan menggenangi sejumlah ruko dan rumah yang ada di Pasar
-
Terkait stok obat di Puskesmas Kecamatan Nanga Tayap berkurang karena banyak pasien terserang penyakit saat bencana banjir.
-
Jadi memang obat untuk korban banjir memang tak ada, stok yang ada punya puskesmas. Sekarang stok yang ada tersisa sedikit.
-
Rata-rata korbannya anak-anak sedangkan orang tua hanya sekitar 20 persen dari keseluruhan.
-
Lantaran ketersediaan air bersih terganggu dan air di lingkungan tentu tercemar.
-
Hanya tinggal 1 Kecamatan di Sekadau yang belum dilaporkan ada warga terkena banjir, yakni Kecamatan Belitang Hulu.
-
Akibat banjir itu, rumah penduduk yang berada tidak jauh dari sungai Liku terendam hingga ke atap rumah warga.
-
Jalan yang kita tinggikan menggunakan beton ini sekitar 10 meter karena sering terendam banjir jika hujan
-
Menurutnya banjir kali ini cukup parah dan diprediksikannya seperti benjir pada 2010 silam.
-
Menurut dia, hingga saat ini belum terlihat petugas meninjau warga yang terkena banjir.
-
Lantaran pendanaanya tak ada karena Pemerintah Ketapang tak percaya sama pihaknya. Sehingga ketika mengajukan baper stok tak disetujui.
-
Banjir menimbulkan banyak penyakit, seperti Demam Berdarah Dengue (DBD), diare, penyakit kulit, serta jenis penyakit lainnya.
-
Curah hujan tinggi beberapa hari terakhir di Sintang berdampak terjadi banjir merata di wilayah yang selama ini menjadi langganan terkena banjir.
-
Banjir yang sempat merendam sejumlah kawasan di pasar Nanga Pinoh kabupaten Melawi beberapa hari lalu mulai surut.
-
Tidak adanya BPBD di Sambas menyebabkan bantuan-bantuan dari pusat tidak bisa turun ke Kabupaten untuk penanggulangan bencana.
-
Adapun tiga desa yang rawan mendapat banjir kiriman itu, diantaranya Tapang Pulau, Menawai Tekam dan Desa Kumpang Bis.
-
saat ini terdapat dua dusun di Desa Sepantai yang terkena banjir, Yakni Dusun Satai dan Dusun Sepadak .
-
Selain itu, jalan gang yang berukuran sekitar 3 meter itu pun terlihat retak di tengah bagian jalan.
-
Ia menuturkan banjir sudah terjadi sejak tiga hari yang lalu, namun tidak separah pada hari ini.
-
Sebanyak 678 rumah dari 781 Kepala Keluarga (KK) dengan jumlah 2.828 jiwa di Desa Sepantai dan Desa Semangak.
-
Banjir di jalan raya ada empat titik dengan ketinggian 1,5 meter.
-
Ada sekitar 57 Kepala Keluarga (KK) yang terkena dampak disana, kondisi airnya tadi siang sudah naik hingga lutut orang dewasa
-
Hanya saja banjir di jalan akses masuk desa tersebut, sedikit banyak mempengaruhi akktifitas masyarakat membawa untuk sembako dan sebagainya.
-
Banjir saat ini masih melanda Kecamatan Ledo, Kabupaten Bengkayang.
-
Belum hilang keheranan Andi, air seolah tumpah dari hulu sungai. Iapun segera memerintahkan keluarganya untuk naik ke tebing jalan yang lebih tinggi.
-
Yang pasti ada satu regu atau 10 orang dan Polsek Bengkayang Kota tiga personel guna memantau arus air dari gunung.
© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved