Ragam Contoh

Berat Badan Naik Usai Lebaran 2026, Ini Tips Mudah Turunkan BB Berlebih

Berat badan yang sebelumnya sempat turun bisa kembali meningkat ketika asupan makanan tidak lagi terkontrol. 

Tayang:
INSTAGRAM
ARTIS- Salah satu faktor utama meningkatnya berat badan setelah Lebaran 2026 adalah kebiasaan mengonsumsi kue kering secara berlebihan.  

Ringkasan Berita:
  • Perubahan pola makan yang terjadi secara drastis setelah sebulan menjalani puasa di bulan Ramadan menjadi salah satu penyebab utama. 
  • Berat badan yang sebelumnya sempat turun bisa kembali meningkat ketika asupan makanan tidak lagi terkontrol. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID- Perayaan Idulfitri 2026 selalu identik dengan sajian lezat seperti makanan manis, hidangan gurih, hingga beragam kue khas Lebaran yang sulit untuk ditolak saat bersilaturahmi. 

Namun di balik kenikmatan tersebut, ada konsekuensi yang kerap tidak disadari, yakni kenaikan berat badan secara cepat hanya dalam beberapa hari setelah hari raya.

Perubahan pola makan yang terjadi secara drastis setelah sebulan menjalani puasa di bulan Ramadan menjadi salah satu penyebab utama. 

Berat badan yang sebelumnya sempat turun bisa kembali meningkat ketika asupan makanan tidak lagi terkontrol. 

Bahkan, Budi Gunadi Sadikin selaku Menteri Kesehatan RI mengingatkan bahwa konsumsi kue Lebaran secara berlebihan dapat memicu lonjakan kalori tanpa disadari.

Kembali ke Rutinitas Usai Lebaran 2026? Kenali Post-Holiday Blues dan Cara Mengatasinya

Kue Lebaran Jadi “Jebakan Kalori” yang Sering Diabaikan

Salah satu faktor utama meningkatnya berat badan setelah Lebaran 2026 adalah kebiasaan mengonsumsi kue kering secara berlebihan. 

Dalam pernyataannya yang dikutip dari Kompas.com, Budi Gunadi Sadikin menjelaskan bahwa meskipun ukurannya kecil, kue Lebaran mengandung kalori yang cukup tinggi.

Sebagai contoh, tiga buah nastar ternyata memiliki jumlah kalori yang setara dengan satu porsi nasi putih. 

Jika seseorang tanpa sadar mengonsumsi hingga 10 buah, maka total kalorinya bisa menyamai satu kali makan besar lengkap.

Masalahnya, kue-kue tersebut tidak memberikan efek kenyang seperti makanan utama. Akibatnya, seseorang cenderung terus mengonsumsinya tanpa merasa cukup. 

Inilah yang membuat asupan kalori meningkat secara perlahan, tetapi konsisten, sehingga berdampak pada kenaikan berat badan dalam waktu singkat.

Setelah menjalani puasa selama satu bulan penuh, tubuh sebenarnya telah beradaptasi dengan pola makan yang lebih teratur dan terkendali. Namun, saat Lebaran tiba, pola tersebut sering berubah secara tiba-tiba karena banyaknya pilihan makanan tinggi gula, lemak, dan kalori.

Perubahan mendadak ini membuat tubuh menerima asupan energi dalam jumlah besar dalam waktu singkat. Jika tidak diimbangi dengan kontrol yang baik, kondisi ini akan memicu penumpukan kalori yang berujung pada kenaikan berat badan secara cepat.

Batasi Konsumsi Kue, Maksimal 3 Buah per Hari

Untuk mencegah lonjakan berat badan, Budi Gunadi Sadikin menyarankan agar masyarakat tetap boleh menikmati kue Lebaran, tetapi dengan porsi yang dibatasi.

Ia merekomendasikan untuk mencicipi satu buah kue saat bersilaturahmi dan membatasi total konsumsi maksimal tiga buah dalam sehari. Cara ini dinilai lebih realistis karena masyarakat tetap dapat menikmati suasana Lebaran tanpa harus mengorbankan kesehatan.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved