Disperpusip Pontianak Hadirkan 2.000 Buku Baru, Minat Kunjungan Perpustakaan Terus Meningkat
pengadaan koleksi buku di perpustakaan juga melibatkan partisipasi masyarakat melalui fitur permintaan atau request buku yang disediakan
Penulis: Peggy Dania | Editor: Maudy Asri Gita Utami
Ringkasan Berita:
- Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Pontianak, Rendrayani, mengatakan ribuan buku baru tersebut merupakan hasil pengadaan tahun 2026 yang telah diproses sejak Februari lalu.
- Menurutnya, koleksi baru yang dihadirkan terdiri dari berbagai genre bacaan yang banyak diminati masyarakat, mulai dari buku persiapan tes, pengembangan diri, serial novel, thriller, hingga komik dan bacaan anak-anak.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID- Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Kota Pontianak kembali menambah koleksi bacaan untuk masyarakat dengan menghadirkan sekitar 2 ribu buku baru di Gedung Layanan Perpustakaan Kota Pontianak, Senin 25 Mei 2026.
Penambahan koleksi tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan minat baca masyarakat sekaligus menciptakan suasana perpustakaan yang lebih menarik, nyaman, dan kreatif bagi pengunjung dari berbagai kalangan.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Pontianak, Rendrayani, mengatakan ribuan buku baru tersebut merupakan hasil pengadaan tahun 2026 yang telah diproses sejak Februari lalu.
Menurutnya, koleksi baru yang dihadirkan terdiri dari berbagai genre bacaan yang banyak diminati masyarakat, mulai dari buku persiapan tes, pengembangan diri, serial novel, thriller, hingga komik dan bacaan anak-anak.
Rendrayani menjelaskan, buku-buku tersebut tidak langsung dapat dipinjam atau dibaca karena harus melalui sejumlah tahapan pengelolaan terlebih dahulu, seperti proses penyegelan, pemberian klasifikasi, hingga pemasangan kartu buku.
Ia menambahkan, pengadaan koleksi buku di perpustakaan juga melibatkan partisipasi masyarakat melalui fitur permintaan atau request buku yang disediakan lewat akun Instagram resmi Disperpusip Kota Pontianak.
• Hari ke 3 Pencarian, SAR Temukan Korban Terjun Dari Jembatan Kapuas
Melalui sistem tersebut, masyarakat dapat mengusulkan judul buku yang diinginkan. Selanjutnya pihak perpustakaan akan melakukan penyortiran dan pengadaan sesuai kebutuhan serta ketersediaan buku di pasaran.
Menurut Rendrayani, sebagian besar permintaan masyarakat saat ini didominasi buku Tes Kemampuan Akademik (TKA), buku pengembangan diri, serial populer, thriller, serta buku anak-anak.
Meski demikian, ia mengakui koleksi bacaan anak-anak di perpustakaan saat ini masih relatif terbatas dibanding kategori buku lainnya sehingga akan terus menjadi perhatian untuk pengembangan koleksi ke depan.
Selain menambah koleksi buku, Disperpusip Kota Pontianak juga terus berupaya menciptakan suasana perpustakaan yang lebih nyaman agar masyarakat semakin tertarik datang dan memanfaatkan fasilitas literasi yang tersedia.
Rendrayani menyebutkan, rata-rata kunjungan masyarakat ke perpustakaan saat ini mencapai sekitar 150 hingga 200 orang setiap hari.
Jumlah tersebut bahkan meningkat pada akhir pekan dengan angka kunjungan mencapai 200 hingga 300 pengunjung per hari.
• Dua Perempuan Asal Medan Diduga Akan Dijual ke China, Begini Kronologinya
Sementara pada hari sekolah, terutama ketika terdapat kegiatan wisata literasi dari sekolah-sekolah, jumlah kunjungan dapat meningkat hingga sekitar 500 orang dalam sehari.
Ia juga mengungkapkan bahwa sejak resmi menempati gedung baru pada 30 Desember 2025 lalu, tingkat kunjungan masyarakat mengalami peningkatan signifikan.
Jumlah pengunjung tertinggi tercatat pada Januari 2026 dengan total mencapai sekitar 10 ribu kunjungan dalam satu bulan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Perpustakaan-Pontianak-Disperpusip-Pontianak-buku-baru-perpustakaan-Pontianak.jpg)