Edi Kamtono Tinjau SPBU, Tegaskan Tidak Ada Kelangkaan BBM di Pontianak
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono meninjau langsung salah satu SPBU di Kota Pontianak yang berada di Jalan Paris Haji Muksin 2
Penulis: Ayu Nadila | Editor: Try Juliansyah
Ringkasan Berita:
- Peninjauan dilakukan untuk memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) tetap aman serta operasional SPBU berjalan normal di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat menjelang bulan Ramadan dan Idulfitri.
- Edi Rusdi Kamtono mengatakan, Pemerintah Kota Pontianak bersama pihak Pertamina telah melakukan pengecekan langsung di lapangan untuk memastikan distribusi BBM tidak mengalami kendala.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono meninjau langsung salah satu SPBU di Kota Pontianak yang berada di Jalan Parit Haji Husein 2 (Paris 2), menyusul antrean panjang kendaraan yang terjadi di sejumlah SPBU dalam beberapa hari terakhir.
Peninjauan dilakukan untuk memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) tetap aman serta operasional SPBU berjalan normal di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat menjelang bulan Ramadan dan Idulfitri.
Edi Rusdi Kamtono mengatakan, Pemerintah Kota Pontianak bersama pihak Pertamina telah melakukan pengecekan langsung di lapangan untuk memastikan distribusi BBM tidak mengalami kendala.
"Kami pemerintah kota serta general manager area Kalbar Pertamina memastikan pom bensin yang ada di Kota Pontianak khususnya itu berjalan dengan normal, stok BBM tersedia," ujarnya saat diwawancarai awak media di Halaman SPBU Paris 2, Rabu 11 Maret 2026.
Ia menilai antrean kendaraan yang terjadi di beberapa SPBU masih dalam batas wajar karena tingginya aktivitas masyarakat yang ingin mengisi bahan bakar, terutama untuk jenis Pertalite yang bersubsidi.
"Sedikit kita lihat ada antrean itu masih dalam taraf wajar karena ramainya masyarakat yang ingin mengisi bahan bakar, terutama Pertalite yang bersubsidi. Tapi ada juga yang Pertamax, tadi saya tanya umumnya mereka tidak ada masalah antre," jelasnya.
Baca juga: Konsumsi BBM Warga Pontianak Naik 20 Persen Saat Ramadan, Polisi Ingatkan Jangan Ada Penimbunan
Terkait isu panik buying dan dugaan penimbunan BBM yang beredar di masyarakat, Edi mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk memastikan kebenaran informasi tersebut.
"Isu tentang adanya panik buying, penimbunan ini sedang kita selidiki, apakah benar adanya. Tapi yang jelas memang saat-saat sekarang menjelang Idulfitri bulan Ramadan ini aktivitas masyarakat tinggi. Nah inilah menyebabkan terjadi antrean," katanya.
Menurutnya, Pertamina juga telah menjamin ketersediaan BBM di wilayah Kalimantan Barat, khususnya Kota Pontianak, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir akan terjadi kelangkaan.
"Sebenarnya ini hanya isu, mungkin ada penjelasan dari kementerian itu secara global, tapi kenyataannya Pertamina sudah menjamin untuk di Kalimantan Barat khusus Kota Pontianak itu stoknya tersedia," tuturnya.
Ia menambahkan, bahkan saat ini terjadi penambahan pasokan BBM sekitar 100 ribu liter setiap hari guna mengantisipasi meningkatnya kebutuhan masyarakat.
"Dan bahkan setiap hari ini sekarang ditambah 100 ribu liter per hari penambahan. Jadi tidak ada kekosongan di pom-pom bensin yang ada," ungkapnya.
Edi juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan. Ia meminta warga tetap beraktivitas seperti biasa dan mengisi bahan bakar di SPBU sesuai kebutuhan.
"Saya minta kepada masyarakat untuk tetap tenang dan menjalankan aktivitasnya. Kalau bahan kendaraan tidak ada BBM ya silakan diisi di pom bensin yang ada," katanya.
Selain itu, ia menegaskan bahwa pemerintah bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) akan mengawasi kemungkinan adanya pihak yang memanfaatkan situasi dengan menimbun atau membawa BBM keluar dari Kota Pontianak untuk dijual kembali.
| Asisten Deputi Menko Bidang Infrastruktur Pembangunan Kewilayahan Pantau Potensi Perbatasan Paloh |
|
|---|
| DPRD Kubu Raya Minta BGN Lakukan Evaluasi Mengenai Dugaan Keracunan MBG di SDN 23 Sungai Ambawang |
|
|---|
| Dugaan Keracunan MBG di SDN 23 Sungai Ambawang, Dinkes Kubu Raya Lakukan Pemeriksaan Laboratorium |
|
|---|
| Bupati Sintang Tekankan Komunikasi dan Sinergi pada Sertijab Kepala Bapas Sintang |
|
|---|
| Saka Gin Ekspansi ke Pontianak: Definisikan Makna Premium Melalui Identitas Lokal |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/pa-hari-terakhir-Rabu-11-Maret-2026.jpg)