Single Mom di Pontianak Terharu, Dapat Ilmu dan Mesin Jahit Gratis dari Pelatihan Dinsos

Salah satu peserta pelatihan menjahit, Marlinda, mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan yang diberikan melalui program tersebut. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Chris Hamonangan Pery Pardede
PELATIHAN MENJAHIT - Peserta pelatihan menjahit, Marlinda saat ditemui di penutupan pelatihan satpam, menjahit, dan barista yang berlangsung di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Pontianak, Jalan Abdul Rahman Saleh, Kecamatan Pontianak Tenggara, pada Senin, 1 Desember 2025. 
Ringkasan Berita:
  • Melalui program pelatihan Dinas Sosial, ia merasa mendapatkan fasilitas pembelajaran setara kelas premium secara gratis, bahkan memperoleh hadiah satu unit mesin jahit.
  • Marlinda juga menyampaikan bahwa pelatihan selama 20 hari tersebut ia manfaatkan secara maksimal. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Penutupan pelatihan satpam, menjahit, dan barista yang diselenggarakan Pemerintah Kota Pontianak melalui Dinas Sosial berlangsung di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Pontianak, Jalan Abdul Rahman Saleh, Kecamatan Pontianak Tenggara, pada Senin, 1 Desember 2025.

Salah satu peserta pelatihan menjahit, Marlinda, mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan yang diberikan melalui program tersebut. 

Ia mengatakan pelatihan ini memberikan manfaat besar baginya sebagai seorang ibu tunggal yang menanggung kebutuhan dua anak dan ayahnya.

"Alhamdulillah, selama mengikuti pelatihan ini saya mendapatkan ilmu yang sangat berarti. Saya sangat terharu karena ilmu itu sangat berharga bagi saya sebagai single mom, karena suami saya sudah meninggal," ujar Marlinda saat diwawancara di sela-sela kegiatan. 

Ia menjelaskan sebelumnya sempat mengikuti kursus menjahit, namun terpaksa berhenti karena keterbatasan biaya. 

Melalui program pelatihan Dinas Sosial, ia merasa mendapatkan fasilitas pembelajaran setara kelas premium secara gratis, bahkan memperoleh hadiah satu unit mesin jahit.

"Pelatihan ini saya dibimbing seperti belajar VIP. Kalau di tempat kursus, kelas VIP itu biayanya bisa mencapai Rp10 juta. Tapi di Dinas Sosial ini saya belajar gratis dan dapat mesin. Itu sangat berarti bagi saya," tambahnya.

Marlinda juga menyampaikan bahwa pelatihan selama 20 hari tersebut ia manfaatkan secara maksimal. 

Baca juga: Nataru Berdekatan Ramadan, DPRD Pontianak Peringatkan Lonjakan Kebutuhan Pokok

Ia kini sudah menerima pesanan jahitan di tempat usahanya di Jalan Ujung Pandang, Komplek Citra Indah 4, Kecamatan Pontianak Kota. 

Meski sudah memiliki usaha sebelumnya, ia menilai pelatihan ini sangat membantunya meningkatkan kompetensi.

"Alhamdulillah, dengan pelatihan ini sudah ada yang menjahit di tempat saya. Saya memang sangat memerlukan ilmu lebih supaya lebih baik dan kompeten," katanya.

Ke depan, Marlinda berencana membuka peluang kerja bagi orang-orang terdekat yang membutuhkan keterampilan menjahit

"Insya Allah saya akan membuka lowongan pekerjaan. Saudara-saudara saya atau teman-teman yang datang ke rumah bisa belajar bersama," tutupnya. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved