PLN Gerak Cepat Pulihkan Listrik Pascacuaca Ekstrem di Sambas

Seluruh personel kami siagakan sejak awal gangguan terjadi. Tim langsung melakukan pengamanan lokasi, perbaikan jaringan, penormalan gardu....

Tayang:
Editor: Mirna Tribun
PLN
PENGAMANAN - Gerak cepat Petugas Pelayanan Teknik melakukan pengamanan Gardu Distribusi dan tiang listrik yang tumbang, akibat cuaca ekstrem di Desa Segarau Parit, Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas. 

Ringkasan Berita:
  • Dengan mengutamakan keselamatan kerja, personel PLN berjibaku di lapangan sepanjang malam untuk memastikan pasokan listrik dapat segera kembali normal.
  • Seluruh petugas yang bekerja tanpa henti selama proses pemulihan berlangsung. Ia menjelaskan bahwa PLN menerapkan pola siaga penuh selama penanganan gangguan untuk memastikan proses penormalan berjalan cepat dan aman.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS – PT PLN (Persero) gerak cepat pulihkan pasokan listrik yang terdampak cuaca ekstrem di wilayah Kabupaten Sambas. Hujan lebat disertai angin kencang yang melanda Kota Singkawang dan Kabupaten Sambas pada Jumat malam (29/5) sekitar pukul 19.00 WIB menyebabkan gangguan pada jaringan distribusi listrik di Desa Segarau Parit, Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas.

Akibat cuaca ekstrem tersebut, satu unit gardu distribusi mengalami kerusakan dan tiga tiang listrik mengalami kemiringan yang mengakibatkan pasokan listrik kepada pelanggan di wilayah terdampak sempat terganggu.

Kondisi cuaca yang masih berlangsung pada malam hari turut menjadi tantangan dalam proses penanganan gangguan.

Menerima laporan gangguan, petugas PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Pemangkat langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pengamanan jaringan, menganalisa kerusakan, serta menyusun langkah percepatan pemulihan sistem kelistrikan.

Dengan mengutamakan keselamatan kerja, personel PLN berjibaku di lapangan sepanjang malam untuk memastikan pasokan listrik dapat segera kembali normal.

Manager PLN ULP Pemangkat, Adi Kurnia, turut memimpin langsung proses penanganan gangguan di lokasi.

Menurutnya, kecepatan respons menjadi kunci utama dalam meminimalkan dampak gangguan kepada masyarakat.

“Begitu menerima informasi gangguan akibat cuaca ekstrem, tim langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pengamanan jaringan dan percepatan penormalan sistem. Meski menghadapi kondisi cuaca yang cukup menantang, seluruh personel tetap bekerja maksimal dengan mengutamakan keselamatan kerja agar listrik dapat segera kembali dinikmati masyarakat,” ujar Adi.

Berkat koordinasi yang baik dan dukungan Unit Gardu Bergerak (UGB), proses pemulihan berhasil diselesaikan pada Sabtu pagi (30/5) pukul 06.00 WIB.

Dengan demikian, pelanggan kembali dapat menikmati pasokan listrik secara normal untuk mendukung aktivitas sehari-hari.

Baca juga: PLN Peduli Hadirkan Cahaya Literasi dari Kota hingga Pelosok

Manager PLN UP3 Singkawang, Made Hary Palguna, menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas yang bekerja tanpa henti selama proses pemulihan berlangsung. Ia menjelaskan bahwa PLN menerapkan pola siaga penuh selama penanganan gangguan untuk memastikan proses penormalan berjalan cepat dan aman.

“Seluruh personel kami siagakan sejak awal gangguan terjadi. Tim langsung melakukan pengamanan lokasi, perbaikan jaringan, penormalan gardu, hingga pengoperasian peralatan pendukung agar proses pemulihan dapat dilakukan secepat mungkin. Kami bersyukur pasokan listrik berhasil kembali normal pada pagi hari sehingga aktivitas masyarakat dapat berjalan seperti biasa,” ujar Made.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang telah memberikan dukungan dan pengertian selama proses penanganan gangguan berlangsung.

Sementara itu, General Manager PLN UID Kalimantan Barat, Maria G.I. Gunawan, menegaskan bahwa kecepatan respons terhadap gangguan merupakan bagian dari komitmen PLN dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Keandalan layanan kelistrikan tidak hanya diukur dari kemampuan menjaga pasokan tetap menyala, tetapi juga dari kecepatan dan ketanggapan dalam melakukan pemulihan ketika terjadi gangguan. PLN terus memperkuat kesiapsiagaan personel, peralatan, serta sistem operasional agar mampu merespons berbagai kondisi darurat, termasuk dampak cuaca ekstrem yang semakin dinamis,” ungkap Maria.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved