Breaking News

Muhammad Gusti Hibatullah Asal Pontianak Jadi Peserta Termuda Bentang Jawa 2026, Siap Tempuh 1500 KM

Dengan usia yang memenuhi syarat minimal peserta, yakni 17 tahun, ia resmi terdaftar sebagai peserta termuda kategori solo.

Tayang:
Penulis: Peggy Dania | Editor: Dhita Mutiasari
TRIBUN PONTIANAK/ISTIMEWA
PESERTA BENTANG JAWA - Muhammad Gusti Hibatullah, pemuda asal Pontianak yang menjadi salah satu peserta termuda kategori solo pada ajang ultracycling Bentang Jawa 2026. Ia akan menempuh perjalanan sejauh 1.500 kilometer dari Banten hingga Banyuwangi pada Agustus mendatang, Sabtu 31 Mei 2026. 

Ringkasan Berita:
  • Muhammad Gusti Hibatullah, pesepeda muda asal Pontianak, berhasil lolos sebagai peserta termuda kategori solo dalam ajang ultracycling Bentang Jawa 2026
  • Ia akan menempuh rute sejauh 1.500 kilometer dari Banten hingga Banyuwangi dan kini tengah menjalani persiapan fisik intensif. 
  • Gusti menargetkan finis di bawah batas waktu serta membawa nama baik Pontianak dan Kalimantan Barat di ajang bergengsi yang diikuti peserta dari berbagai negara tersebut.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK -  Semangat dan tekad besar ditunjukkan Muhammad Gusti Hibatullah, pemuda asal Kota Pontianak, Kalimantan Barat, yang berhasil lolos sebagai salah satu peserta termuda dalam ajang ultracycling bergengsi Bentang Jawa 2026.

Pada event yang akan digelar Agustus 2026 mendatang itu, Gusti akan menghadapi tantangan bersepeda sejauh 1.500 kilometer dari Banten hingga Banyuwangi melintasi Pulau Jawa.

Gusti mengungkapkan dirinya berhasil lolos setelah mengikuti proses seleksi yang dilakukan melalui sistem pengundian.

Dengan usia yang memenuhi syarat minimal peserta, yakni 17 tahun, ia resmi terdaftar sebagai peserta termuda kategori solo.

“Saya berhasil lolos dan sudah registrasi ulang sebagai peserta termuda kategori solo di Bentang Jawa,” katanya, Minggu 31 Mei 2026.

4 FAKTA Menarik Hulu Sungai, Kecamatan Berjulukan Bentang Alam Ketapang

Persiapan Fisik dan Mental

Untuk menghadapi tantangan tersebut, Gusti mulai mempersiapkan diri dengan memperbaiki pola makan serta meningkatkan intensitas latihan.

Selain bersepeda, ia juga rutin berlari guna menunjang kebugaran fisik.

Menurutnya, hingga saat ini panitia belum mengumumkan jalur yang akan dilalui peserta.

Rute perjalanan baru akan dikirim mendekati waktu pelaksanaan event.

Ingin Perkenalkan Ultracycling

Gusti berharap keikutsertaannya dapat memperkenalkan olahraga ultracycling kepada masyarakat yang lebih luas.

Ia juga ingin mengharumkan nama kedua orang tua, Kota Pontianak, Kalimantan Barat, hingga Indonesia.

“Saya juga berharap dapat menyelesaikan event ini under COT (Cut Off Time) karena sebelum melaksanakan Bentang Jawa 1500 KM di bulan Agustus, saya juga akan mengitari Kalimantan Barat hingga Malaysia di event Lintas Borneo 1500 KM,” ungkapnya.

Peserta Kalbar Lainnya Kembali Mencoba

Selain Gusti, terdapat peserta asal Kalimantan Barat lainnya yang juga lolos pada Bentang Jawa 2026, yakni Yopie. 

Sebelumnya, Yopie sempat mengikuti Bentang Jawa 2025 namun tidak berhasil menyelesaikan perlombaan atau berstatus Did Not Finish (DNF).

Meski demikian, Yopie kembali mencoba peruntungannya pada penyelenggaraan tahun ini dengan harapan dapat menuntaskan tantangan yang belum berhasil diselesaikan sebelumnya.

Event Bergengsi dengan Aturan Ketat

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved