Ragam Contoh

Kemenkes Ingatkan Ancaman Leptospirosis, Banyak Dialami Warga Pasca Banjir

leptospirosis bahkan dapat menimbulkan komplikasi serius hingga menyebabkan kematian

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Peggy Dania
BANJIR ROB - Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) mengingatkan masyarakat dan pemerintah daerah untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi lonjakan kasus penyakit pascabanjir.  

Gejala leptospirosis ini bisa mirip dengan flu atau demam berdarah, sehingga sering tidak disadari. Beberapa tanda umum antara lain:

Demam secara tiba-tiba
Nyeri otot, terutama pada betis
Sakit kepala
Mual, muntah, atau diare
Mata kemerahan
Kulit dan mata menguning (pada kasus berat)
Ruam pada kulit

Untuk warga yang mengalami gejala-gejala ini, terutama setelah kontak dengan air banjir, harap segera periksakan diri ke dokter atau pos kesehatan terdekat.

Pemerintah Kucurkan Rp 60 Triliun untuk Pulihkan Bencana Sumatera

Cara Mencegah Leptospirosis Setelah Banjir

Kemenkes mengimbau masyarakat untuk menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) untuk mengurangi risiko penyakit. Beberapa langkah penting meliputi:

1. Jaga Kebersihan Diri: Rutin mencuci tangan pakai sabun, menjaga kebersihan tubuh, dan selalu memakai alas kaki untuk mencegah masuknya bakteri melalui luka.

2. Konsumsi Makanan dan Minuman yang Higienis: Pastikan makanan dimasak hingga matang dan gunakan air bersih untuk diminum dan memasak.

3. Kelola Lingkungan Pengungsian: Pastikan area tetap kering dan bebas genangan air, buang sampah pada tempatnya, gunakan toilet darurat dengan benar, dan tutup luka dengan perban atau plester.

4. Cegah DBD dengan 3M Plus: Selain leptospirosis, ancaman DBD juga meningkat pasca-banjir. Lakukan langkah 3M Plus: Menguras tempat penampungan air, menutup wadah air, mendaur ulang barang bekas, plus tindakan tambahan seperti menggunakan lotion anti-nyamuk atau memasang kelambu.

5. Segera Periksa Kesehatan: Jika mengalami gejala leptospirosis atau gejala penyakit lainnya, seperti demam, diare, ISPA, atau gatal-gatal, segeralah berkunjung ke pos kesehatan atau fasilitas kesehatan terdekat agar dapat ditangani lebih cepat.

Leptospirosis adalah ancaman serius bagi korban banjir Sumatera karena dapat menular lewat air banjir yang rawan terkontaminasi urine tikus dan hewan lainnya.

Menerapkan PHBS, menjaga kebersihan lingkungan, serta segera memeriksakan diri ketika muncul gejala leptospirosis merupakan langkah penting untuk mencegah penyakit ini menyebar.

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved