Gregorius Bala: Air Bersih Harus Dijaga, Bisa Diperluas hingga ke Dusun-Dusun Terpencil

Dengan pengelolaan yang baik, jaringan air bersih tersebut berpotensi diperluas ke wilayah-wilayah lain

Tayang:
Penulis: Agus Pujianto | Editor: Syahroni
TRIBUN PONTIANAK/ISTIMEWA
AIR BERSIH - Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala menekankan pentingnya pemeliharaan jaringan air bersih di Desa Setungkup, Kecamatan Ketungau Hilir, agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang 

Ringkasan Berita:
  • Gregorius Herkulanus Bala menegaskan bahwa jaringan air bersih di Desa Setungkup harus dirawat dan dikelola dengan baik agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang serta berpotensi diperluas ke wilayah dan dusun lain yang belum terlayani.
  • Bupati Sintang mengharapkan perusahaan yang beroperasi di wilayah Ketungau Hilir turut berkontribusi melalui tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG – Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala, menegaskan pentingnya pemeliharaan jaringan air bersih di Desa Setungkup, Kecamatan Ketungau Hilir, agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara berkelanjutan dalam jangka panjang.

Menurut Bala, keberhasilan pembangunan fasilitas air bersih tidak hanya bergantung pada proses pembangunan, tetapi juga pada komitmen bersama untuk menjaga dan merawat infrastruktur yang telah tersedia.

Dengan pengelolaan yang baik, jaringan air bersih tersebut berpotensi diperluas ke wilayah-wilayah lain yang hingga kini belum mendapatkan akses layanan serupa.

"Saya mendapat informasi bahwa dari sisi kuantitas air tidak ada masalah"

"Karena itu, jika kerja sama dan semangat gotong royong terus dijaga, saya yakin wilayah yang belum menikmati layanan air bersih juga dapat segera teraliri," ujar Bala.

Baca juga: Kemenkum Kalbar Harmonisasikan Raperbup Pembatasan Jam Malam Anak Kabupaten Sintang

Ia mengapresiasi keterlibatan berbagai pihak, mulai dari perusahaan, lembaga keuangan masyarakat, hingga warga setempat yang selama ini berkontribusi dalam menjaga dan mengembangkan sistem penyediaan air bersih di Desa Setungkup.

Menurutnya, perluasan jaringan air bersih dapat dilakukan secara bertahap melalui sinergi antara masyarakat, pemerintah desa, dan perusahaan yang beroperasi di sekitar wilayah tersebut.

Kolaborasi tersebut dinilai menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas pelayanan dasar bagi masyarakat pedesaan.

Bala juga mengajak perusahaan untuk terus menunjukkan kepedulian sosial dengan mendukung kebutuhan dasar masyarakat sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dan dukungan terhadap program pembangunan daerah.

Baca juga: Sintang Masih Ketergantungan Daging dan Telur Luar Daerah, Disbunnak Dorong Sawit-Sapi Matching

Ia menilai keberhasilan pengelolaan jaringan air bersih di Desa Setungkup dapat menjadi model bagi desa-desa lain di Kabupaten Sintang

Namun, hal itu hanya dapat terwujud apabila masyarakat memiliki kesadaran untuk merawat fasilitas yang telah dibangun.

"Kalau pemeliharaannya berjalan dengan baik, ini bisa menjadi referensi bagi desa lain. Bahkan jaringan air bersih bisa diperluas ke dusun-dusun berikutnya"

"Tetapi kalau yang sudah ada tidak terpelihara dengan baik, tentu itu menjadi pertimbangan tersendiri," katanya.

Baca juga: Dilantik Jadi Ketua GOW Sintang, Erni Florensius Ronny Siap Perkuat Peran Perempuan

Selain membahas layanan air bersih, Bupati Sintang juga menyoroti masih terbatasnya anggaran pemerintah daerah dalam pembangunan infrastruktur, terutama jalan.

Untuk itu, Pemkab Sintang terus menjalin komunikasi dan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat serta anggota DPRD Kalbar guna mempercepat pembangunan infrastruktur di wilayah Ketungau Hilir.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved