Rumah Warga di Tebas Ludes Terbakar, Diduga Korsleting Listrik

Kemudian, mereka bertiga berhasil keluar dan bersama warga memadamkan api menggunakan ember selama sekitar 30 menit hingga api padam

Penulis: Imam Maksum | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
RUMAH TERBAKAR - Sejumlah warga dan aparat kepolisian ketika mencari-cari harta benda di balik puing satu rumah warga terbakar di Dusun Cempaka, Desa Tebas Sungai, Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, Minggu 12 April 2026. Rumah milik warga S (60) hangus terbakar pada Sabtu 11 April 2026 siang. 
Ringkasan Berita:
  • AKP Sadoko Kasih mengungkapkan, berdasarkan keterangan saksi, api pertama kali terlihat G (56) istri pemilik rumah, Saat itu dia berada di rumah tetangga sekitar 50 meter dari TKP.
  • Dia menambahkan, sekira pukul 14.00 WIB armada pemadam kebakaran tiba untuk memadamkan sisa api, terdiri dari satu unit mobil Badan Pemadam Kebakaran (BPK) Bakti Mulia Tebas, satu unit BPK Sempalai, dan satu unit BPK Kecamatan Semparuk.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Rumah seorang lansia berinisial S (60) di Dusun Cempaka, Desa Tebas Sungai, Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, hangus terbakar, Sabtu 11 April 2026 siang.

Si jago merah berkobar sekira pukul 13.30 WIB. Warga setempat yang melihat kebakaran berhamburan untuk memadamkan api. Tak ada korban jiwa akibat peristiwa itu.

Kasi Humas Polres Sambas AKP Sadoko Kasih mengatakan, Polres Sambas melalui Polsek Tebas menerima laporan kebakaran satu rumah warga di Dusun Cempaka RT 040 RW 020 Desa Tebas Sungai, Kecamatan Tebas.

AKP Sadoko Kasih mengungkapkan, berdasarkan keterangan saksi, api pertama kali terlihat G (56) istri pemilik rumah, Saat itu dia berada di rumah tetangga sekitar 50 meter dari TKP.

"Saksi G melihat gumpalan asap keluar dari atap depan rumah. Lalu ia berlari mendekat dan mendapati api sudah membesar," ujar AKP Sadoko Kasih.

50 Dapur MBG di Sambas Beroperasi, Baru 35 yang Kantongi SLHS

AKP Sadoko Kasih bilang, saksi mencoba masuk melalui pintu samping untuk memadamkan api sambil berteriak meminta tolong warga lainnya yang berada dekat lokasi. 

"Kemudian, mereka bertiga berhasil keluar dan bersama warga memadamkan api menggunakan ember selama sekitar 30 menit hingga api padam," ucapnya.

Dia menambahkan, sekira pukul 14.00 WIB armada pemadam kebakaran tiba untuk memadamkan sisa api, terdiri dari satu unit mobil Badan Pemadam Kebakaran (BPK) Bakti Mulia Tebas, satu unit BPK Sempalai, dan satu unit BPK Kecamatan Semparuk.

"Menurut Saksi G, api diduga bermula dari ruang tengah di atas meteran listrik akibat konsleting. Bangunan rumah tersebut terbuat dari dinding semen, lantai papan, serta atap seng," jelasnya.

Akibat kejadian tersebut, seluruh bangunan hangus terbakar dan korban mengalami kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp 300 juta. Tidak ada korban jiwa.

AKP Sadoko menyatakan personel Polsek Tebas sudah mendatangi TKP, mengolah tempat kejadian perkara (TKP), dan memeriksa saksi-saksi.

"Tidak ada korban jiwa dan kerugian material diperkirakan mencapai Rp. 300 Juta, sedangkan penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan, diduga kuat akibat konsleting listrik," ujarnya.

Polres Sambas menyampaikan turut prihatin atas kejadian ini dan mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam penggunaan kelistrikan serta memeriksa instalasi listrik secara berkala guna mencegah kebakaran akibat konsleting. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved