Karhutla Kalbar
Asap Karhutla Desa Galang Sebabkan Warga Alami ISPA, Lima Orang Dirawat di Puskesmas
Selanjutnya Mariana (50), dan Amelia (25), warga Kecamatan Toho, dan Andi Mariana (20) warga Desa Sungai Rasau Kecamatan Sungai Pinyuh.
Penulis: Ramadhan | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
Ringkasan Berita:
- Kapolsek Sungai Pinyuh, AKP Setyadi, mengatakan beberapa warga terpaksa dilarikan ke Puskesmas Sungai Pinyuh menggunakan ambulans desa untuk mendapatkan penanganan medis.
- Berdasarkan hasil identifikasi pihak kepolisian dan tenaga kesehatan, terdapat tiga warga yang tercatat mendapatkan perawatan medis akibat dampak asap kebakaran lahan di Desa Galang.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Galang, Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, mulai dirasakan warga.
Asap tebal yang menyelimuti kawasan tersebut menyebabkan sejumlah warga mengalami gangguan pernapasan atau Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), Minggu 8 Februari 2026 malam.
Kapolsek Sungai Pinyuh, AKP Setyadi, mengatakan beberapa warga terpaksa dilarikan ke Puskesmas Sungai Pinyuh menggunakan ambulans desa untuk mendapatkan penanganan medis.
"Sudah ada beberapa warga yang mengalami gangguan pernapasan akibat asap kebakaran dan dibawa menggunakan ambulans desa ke Puskesmas Sungai Pinyuh," ujar AKP Setyadi, Senin 9 Februari 2026.
Berdasarkan hasil identifikasi pihak kepolisian dan tenaga kesehatan, terdapat tiga warga yang tercatat mendapatkan perawatan medis akibat dampak asap kebakaran lahan di Desa Galang.
• Kebakaran Lahan 10 Hektare di Galang Sungai Pinyuh, Dampak Asap Ganggu Lalu Lintas dan Pernapasan
Para korban yang mendapat perawatan medis yakni, Ahmad Taufiq (30), dan Marsudin (19), merupakan warga RT 016 RW 001 Dusun Utara, Desa Galang.
Selanjutnya Mariana (50), dan Amelia (25), warga Kecamatan Toho, dan Andi Mariana (20) warga Desa Sungai Rasau Kecamatan Sungai Pinyuh.
Para korban mengalami sesak napas dan kesulitan bernapas akibat paparan asap.
"Para korban sudah mendapatkan penanganan medis dan saat ini kondisinya membaik," jelas AKP Setyadi.
AKP Setyadi menambahkan, aparat kepolisian bersama Forkopimcam Sungai Pinyuh terus melakukan langkah antisipasi guna meminimalisir dampak kebakaran terhadap kesehatan masyarakat.
Salah satunya dengan membagikan masker kepada warga dan pengguna jalan yang melintas di sekitar lokasi kebakaran.
"Kami mengimbau masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia, untuk mengurangi aktivitas di luar rumah dan menggunakan masker," tegasnya.
Selain dampak kesehatan, asap tebal juga mengganggu jarak pandang di Jalan Raya Galang.
Personel Polsek Sungai Pinyuh bersama Unit Lantas dikerahkan untuk melakukan pengaturan lalu lintas guna mencegah terjadinya kecelakaan.
Terkait penyebab kebakaran, AKP Setyadi menyampaikan bahwa pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan.
Karhutla Kalimantan Barat
Penanganan karhutla Kalbar
Tanggap darurat Karhutla
Dampak Asap Karhutla
Karhutla Mempawah
Penanganan Karhutla
Pemadam Karhutla
Cegah Karhutla
Pencegahan Karhutla
berita karhutla
Patroli Karhutla
ISPA akibat kabut asap
ISPA
Desa Galang
Berita Terbaru Tribun Pontianak
Minggu 8 Februari 2026
Senin 9 Februari 2026
Mempawah
Kalimantan Barat
Kalbar
| Masuk Daerah Rawan, Kayong Utara Diminta Tingkatkan Kesiapsiagaan Karhutla |
|
|---|
| DPRD Kubu Raya Nilai Antisipasi Karhutla Sudah Perlu Dilakukan Sejak Dini Menjelang Kemarau |
|
|---|
| Api Karhutla di Sungai Purun Besar Berhasil Dipadamkan, Polisi dan Damkar Turun Tangan |
|
|---|
| BNPB Tegaskan Penanggulangan Karhutla Tak Terdampak Efisiensi, Operasi Terpadu Diperkuat di Kalbar |
|
|---|
| Menteri LHK Tegaskan Proses Hukum 7 Perusahaan Terkait Karhutla di Kalbar Terus Bergulir |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/KASUS-ISPA23rsewdf.jpg)