Karhutla Kalbar

DPRD Kubu Raya Nilai Antisipasi Karhutla Sudah Perlu Dilakukan Sejak Dini Menjelang Kemarau

Kendati demikian, keterbatasan sarana dan prasarana masih menjadi tantangan utama dalam penanganan karhutla. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Ferlianus Tedi Yahya
WASPADA KARHUTLA - Wakil Ketua DPRD Kubu Raya, Jainal Abidin. Ia mengatakan kesiapsiagaan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) harus dilakukan sejak dini menimbang kondisi cuaca yang mulai memasuki musim kemarau panjang. 
Ringkasan Berita:
  • Menurutnya, ancaman karhutla di Kubu Raya masih menjadi perhatian serius, bahkan hampir setiap tahunnya.
  • Ia menjelaskan, bahwa pihaknya akan mengambil peran melalui fungsi penganggaran, khususnya untuk mendukung kebutuhan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) agar mampu bekerja optimal di lapangan.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBURAYA - Wakil Ketua DPRD Kubu Raya, Jainal Abidin mengatakan kesiapsiagaan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) harus dilakukan sejak dini menimbang kondisi cuaca yang mulai memasuki musim kemarau panjang.

“Ini harus kita antisipasi dari sekarang. Jangan sampai saat kemarau sudah puncak, kita baru bergerak,” katanya kepada tribunpontianak.co.id, Senin 20 April 2026.

Menurutnya, ancaman karhutla di Kubu Raya masih menjadi perhatian serius, bahkan hampir setiap tahunnya.

“Karhutla ini bukan hal baru. Polanya berulang, jadi kita harus lebih siap dari sebelumnya,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, bahwa pihaknya akan mengambil peran melalui fungsi penganggaran, khususnya untuk mendukung kebutuhan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) agar mampu bekerja optimal di lapangan.

Pihak Kementerian Perdagangan Lakukan Identifikasi Teknis Pembangunan Pasar Induk Kubu Raya

“Kalau usulan itu sifatnya mendesak dan penting, tentu akan kami dorong menjadi prioritas,” ujarnya.

Kendati demikian, keterbatasan sarana dan prasarana masih menjadi tantangan utama dalam penanganan karhutla. 

“Teman-teman di lapangan perlu didukung. Tanpa fasilitas yang memadai, penanganan tidak akan maksimal,” jelasnya.

Selain penguatan anggaran, DPRD juga menyoroti pentingnya optimalisasi embung dan sekat kanal yang telah dibangun di berbagai titik di Kubu Raya.

“Sudah ada lebih dari 300 titik embung dan sekat kanal. Ini harus dirawat agar bisa dimanfaatkan saat kemarau, terutama sebagai sumber air untuk pemadaman,” pungkasnya. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved