Imlek

Hari Libur Imlek 2026, Lanjut Perayaan Cap Go Meh, Libur Anak Sekolah SD-SMA Lanjut Libur Awal Puasa

Selanjutnya akan dilanjutkan dengan libur sambut awal Ramadhan 2026 sehingga akan terasa panjang.

Penulis: Madrosid | Editor: Madrosid
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Ayu Nadila
ORNAMEN IMLEK - Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek. Pelaksanaan Imlek mulai terasa dan akan menjadi hari Libur bagi anak sekolah dilanjutkan dengan Cap Go Meh. 
Ringkasan Berita:
  • Perayaan Imlek dan Cap Go Meh ini dirayakan hampir seluruh daerah di Kalbar bagi warga Tionghua.
  • Namun untuk pelaksanaan pusat perayaan ada di di Kota Singkawang.
  • Agenda perayaan Imlek dan Cap Go Meh tahun 2026 digelar secara meriah dengan ornamen yang identik.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Imlek dan Cap Go Meh sudah semakin dekat, agenda ini akan menjadi jadwal libur bagi anakn sekolah.

Perayaan Imlek dan Cap Go Meh ini dirayakan hampir seluruh daerah di Kalbar bagi warga Tionghua.

Namun untuk pelaksanaan pusat perayaan ada di di Kota Singkawang.

Agenda perayaan Imlek dan Cap Go Meh tahun 2026 digelar secara meriah dengan ornamen yang identik.

Oranamen imlek saat ini mulai terasa di rumah-rumah dan pusat perbelajaan di kota-kota kabupaten/kota seperti lampion-lampion.

Dalam agendanya ini, Imlek ditetap sebagai hari libur nasional, anak sekolah kembali akan menikmati hari libur.

Selanjutnya akan dilanjutkan dengan libur sambut awal Ramadhan 2026 sehingga akan terasa panjang.

Baca juga: Doa Sambut Ramadhan 2026, Tata Cara Doa dan Manfaat Supaya Doa Bisa Dikabulkan Jelang Ramadhan

Lalu dilanjut dengan libur Cap Go Meh hari ke-15 setelah Imlek, ditandai dengan penutupan rangkaian Imlek, tidak ditetapkan sebagia hari libur namun Cap Go Meh 2026 bertepatan dengan hari libur tanggal merah Hari Minggu.

Cap Go Meh dirayakan dengan cara yang unik karena menggabungkan unsur budaya Tionghoa serta sejumlah adat lainnya yang ada di Kalbar.

Festival ini menjadi satu diantara festival budaya terbesar di Asia Tenggara yang kerap dikunjungi touris manca negara.

Terdapat beberapa rangkaian panjang dalam acara Imlek dan Cap Go Meh ini.

Jadwalnya dimulai dari pertengahan Bulan Februari hingga awal Maret 2026.

Imlek sendiri hampir bersamaan dengan awal Ramadhan 18 Januari 2026.

Sementara Imlek sendiri tanggal 14 Februari.

Pelaksanaan Cap Go Meh perayaan cukup identik dan terpusatkan di Kota Singkawang dengan sejumlah rangkaian kegaitan.

Meskipun di sejumlah daerah tetap melaksanakan rangkaian serupa hanya saja, pengunjung akan terpusa ke Singkawang.

Cap Go Meh Singkawang 2026 bukan hanya sebuah perayaan budaya, tapi juga cerminan keharmonisan antar etnis di Kalimantan Barat.

Jangan lewatkan momen spesial ini dengan berkunjung langsung ke Singkawang.

Jadwal Imlek dan Cap Go Meh 2026

Libur Imlek

  1. Sabtu, 14 Februari 2026: Libur akhir pekan
  2. Minggu, 15 Februari 2026: Libur akhir pekan
  3. Senin, 16 Februari 2026: Cuti bersama Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili
  4. Selasa, 17 Februari 2026: Libur nasional Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili

Libur Cap Go Meh

  1. Minggu, 1 Maret 2026

Untuk rangkaian acara biasanya dimulai 1 minggu sebelum Cap Go Meh, dan puncaknya pada hari ke-15, yaitu tanggal 1 Maret 2026.

Cap Go Meh memiliki sejumlah rangkaian acara yang cukup unik mulai dari parade tatung, festial hingga pawai budaya multi etnis.

Untuk rangkaian Imlek sendiri berjalan sejak hari pertama seperti mengadakan ritual, lampu hias, serta doa-doa.

Sedangkan untuk penutupnya yaitu Cap Go Meh.

Rangkaian Kegiatan Cap Go Meh

1. Parade Tatung

Tatung adalah orang yang dirasuki roh leluhur dan menjalani ritual spiritual.

Mereka akan berjalan di tengah kota dengan aksesoris tajam yang menembus tubuh simbol kekebalan dan pembersihan roh jahat.

2. Festival Lampion dan Kelenteng

Seluruh kota akan dihiasi ribuan lampion dan ornamen merah.

Vihara Tri Dharma Bumi Raya menjadi pusat spiritual dan tempat favorit untuk berfoto.

3. Barongsai dan Liong

Atraksi barongsai dan naga (liong) menghiasi jalanan, menari dengan irama tabuhan gendang dan simbol keberuntungan.

4. Pawai Budaya Multietnis

Pawai ini melibatkan komunitas Dayak, Melayu, Tionghoa, dan etnis lainnya yang tinggal harmonis di Singkawang.

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved