Imlek

Imlek dan Cap Go Meh 2571, Marcos Tjung Obati Rindu dengan Suasana Kota Singkawang

Sama seperti hari besar Imlek dan Cap Go Meh, momen tersebut juga dilakukan oleh Marcos Tjung

IST
Penyanyi Sekaligus Penyanyi Mandarin Marcos Tjung. 

PONTIANAK - Momen hari besar keagamaan sudah tentu selalu jadi momen untuk pulang ke kampung bagi seseorang yang merantau ke luar daerah.

Sama seperti hari besar Imlek dan Cap Go Meh, momen tersebut juga dilakukan oleh Marcos Tjung yang merasa sangat merindukan suasana Imlek dan Cap Go Meh di Kota Singkawang.

Dirinya yang kini memproduksi Grup Vokal MTJUNG STARS yang lebih sering menghabiskan waktu di Ibu Kota Jakarta merasa sangat bahagia dapat menikmati suasana Imlek dan Cap Go Meh di Kota Singkawang 2571.

Grup Vokal besutanya mendapatkan kesempatan untuk menampilkan pertunjukan di lapangan sepak bola Kridasana Kota Singkawang pada rangkaian Imlek dam Cap Go Meh yang informasinya juga akan dihadiri oleh Presiden RI Joko Widodo.

Dirinya sempat bercerita tentang Kuliner Kota Singkawang yang selalu membuatnya rindu.

Tidak hanya kuliner tapi suasana dekorasi Pernak pernik Imlek seperti Lampion yang digantung di setiap ruas jalan Kota Singkawang serta rumah-rumah penduduk yang merayakan Imlek dihias dengan lampu lampu yang menghiasi rumah rumah sepanjang jalan.

Persiapan Pawai Cap Go Meh Singkawang, Panitia Mulai Bangun Panggung dan Tribun Penonton

"Kenapa aku bisa rindu karena aku pernah mengalami seperti itu masa kecilku.
Mama ku juga sering menghias Rumah dengan Bunga MeiHua, lampu kerlap kerlip dipasang di dalam dan di luar rumah, jadi itu yang membuat aku rindu," ujarnya saat berada di Hotel Mahkota Singkawang Selasa (4/2/2020)

Ia juga merasa takjub setelah hampir 20tahun meninggalkan Kampung halaman, masyarakat Singkawang masih tetap mempertahankan Tradisi Imlek dan semakin keren dibanding dahulu.

Saat disinggung soal makanan apa yang paling dicari saat ke Singkawang, Pria Kelahiran Pemangkat tersebut menceritakan selalu memburu makanan tradisional yang ada di Singkawang seperti Bakmie Singkawang, Bubur Singkawang, Nasi Campur, ChaiPan itu paling favorit, Rujak dan banyak lagi.

"Kuliner nya banyak sekali, sampai aku ga sempat cobain semua karena aku hanya punya waktu yang sedikit untuk cobain, itupun harus minta dibungkus ke hotel karena tidak sempat keluar," ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa juga menggemari kue kue basah tradisional khas Singkawang, cuman sayangnya lagi suasana Imlek masih belum ada yang jual.

Mengenai Kota Singkawang, Marcos menceritakan tentang Singkawang dulu dan singkawang sekarang. Menurutnya Singkawang Sekarang lebih Hebat.

"Apresiasi sama Pejabat Kota Singkawang Terutama Walikota Singkawang Ibu Tjhai Chui Mie yang sudah mengubah Singkawang menjadi Hebat," ujarnya.

Ia menilai bahwa Singkawang Punya Potensi yang sangat tinggi untuk menarik Lebih banyak lagi wisatawan Lokal domestik maupun International.

"Berharap suatu hari bisa seperti BALI yang setiap hari rame dengan wisatawan tidak hanya di masa masa Imlek atau CGM saja," ujarnya. (*/dan)

Penulis: Hamdan Darsani
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved