Cerita Rokidi Dirut Bank Kalbar Sempat Ingin Resign dari Tempat Kerja Karena Tak Mampu

Direktur Utama Bank Kalbar, Rokidi merupakan kelahiran Indramayu, Jawa Barat, 29 April 1966. Karirnya di Bank Kalbar dirintis dari bawah.

Editor: Nasaruddin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ANGGITA PUTRI
UCAPAN SELAMAT - Direktur Utama Bank Kalbar, Rokidi di Kantor Gubernur Kalbar beberapa waktu lalu. Ia menyampaikan ucapan selamat dan harapan besar untuk kemajuan Provinsi Kalbar. 

Dia kemudian dimutasi lagi ke cabang Ngabang selama 2,6 tahun.

Kemudian pindah lagi ke Cabang Sanggau.

Baca juga: Bank Kalbar Raih Best BUMD Awards 2024, Rokidi : Dorongan untuk Terus Berinovasi

Pada akhirnya mutasi ke Cabang Utama sebagai Pemimpin Cabang Pontianak pada tahun 2013-2015.

Kemudian lalu dimutasi lagi ke kantor pusat Bank Kalbar. 

“Ada karunia yang diberikan Allah bisa menjalani dengan baik,” katanya.

Di kantor pusat Rokidi menangani divisi elektronik banking dan satuan kerja kredit khusus.

Tak lama setelah itu dirinya ikut seleksi penjaringan direksi. 

“Tahun 2020 lulus calon Direktur Umum. Saat dites OJK saya lagi kena Covid,” kata Rokidi.

Lalu pada 12 November 2020 dilakukan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dengan salah satu agendanya memilih Direktur Utama Bank Kalbar.

Ada dua kandidiat saat itu yang diusulkan untuk dipilih oleh pemegang saham Bank Kalbar.

Rokidi ditetapkan sebagai Dirut oleh para pemegang saham yang terdiri dari Pemprov Kalbar dan pemerintah daerah.

“Awalnya saya mau cek up dari Pontianak tidak ada masalah mungkin terpapar di perjalanan akhirnya saya harus isolasi sampai akhirnya telah diputuskan saya yang menjadi Dirut Bank Kalbar. Saat itu juga saya pun menangis,” ujarnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved