Bupati Romi Wijaya Sampaikan Pidato Perdana dalam Rapat Paripurna DPRD Kayong Utara
Bupati Romi Wijaya juga memaparkan capaian indikator makro Kabupaten Kayong Utara dalam lima tahun terakhir.
Penulis: Mirna Tribun | Editor: Mirna Tribun
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAYONG UTARA - Bupati Kayong Utara, Romi Wijaya, didampingi Wakil Bupati Amru Chanwari, menyampaikan pidato perdananya dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Kayong Utara, Senin (3/3).
Acara yang berlangsung di ruang rapat DPRD ini dihadiri oleh pimpinan dan anggota DPRD, Forkopimda, para kepala perangkat daerah, camat, kepala desa, serta berbagai elemen masyarakat.
Dalam pidatonya, Bupati Romi Wijaya menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan oleh masyarakat untuk memimpin Kabupaten Kayong Utara.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan Pilkada 2024 sehingga dapat berjalan dengan aman, tertib, dan demokratis.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kayong Utara yang telah memberikan kepercayaan kepada kami. Amanah ini merupakan tanggung jawab besar yang akan kami emban dengan penuh dedikasi dan komitmen,” ujar Bupati.
Bupati dan Wakil Bupati Kayong Utara telah resmi dilantik pada 20 Februari 2025 di Istana Kepresidenan Jakarta oleh Presiden RI Prabowo Subianto. Usai pelantikan, keduanya mengikuti retreat di Akademi Militer Magelang sebagai bagian dari pembekalan kepala daerah dalam memahami kebijakan strategis nasional.
Baca juga: Romi Wijaya dan Amru Chanwari Tiba di Kayong Utara, Sambutan Hangat Warnai Awal Kepemimpinan
“Dalam retreat tersebut, kami mendalami berbagai isu strategis, seperti kebijakan hilirisasi dan industrialisasi, peningkatan pendapatan asli daerah (PAD), serta reformasi birokrasi. Hal ini akan menjadi landasan utama dalam pembangunan daerah ke depan,” jelasnya.
Bupati Romi Wijaya juga memaparkan capaian indikator makro Kabupaten Kayong Utara dalam lima tahun terakhir.
Beberapa sektor mengalami peningkatan, seperti indeks infrastruktur, ketahanan pangan, dan daya saing daerah.
Namun, tantangan besar tetap ada, di antaranya kemiskinan ekstrem yang meningkat dari 1,89 persen pada 2023 menjadi 2,4 persen pada 2024.
Selain itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Kayong Utara masih berada di angka 67,05, terendah di Kalimantan Barat.
“Kondisi ini menjadi perhatian serius. Diperlukan langkah konkret untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mempercepat reformasi birokrasi,” tegasnya.
Dalam aspek keuangan daerah, Bupati menjelaskan bahwa pendapatan Kabupaten Kayong Utara dalam tiga tahun terakhir berada di kisaran Rp700-800 miliar. Lebih dari 90 persen pendapatan tersebut berasal dari transfer pusat dan provinsi, sementara Pendapatan Asli Daerah (PAD) masih rendah, meskipun menunjukkan tren peningkatan.
Bupati juga menyoroti kebijakan pemerintah pusat terkait Dana Alokasi Umum (DAU) earmark yang membatasi fleksibilitas daerah dalam mengalokasikan anggaran.
“Kita harus lebih inovatif dalam mengelola anggaran agar tetap bisa menjalankan program prioritas yang berpihak pada masyarakat,” katanya.
Bupati Kayong Utara
Kayong Utara
Romi Wijaya
Rapat Paripurna DPRD Kayong Utara
Amru Chanwari
Wakil Bupati Kayong Utara
CUACA Kalbar Hari Ini di 14 Daerah! Waspada Hujan Ringan di 10 Kabupaten/Kota, Sintang-Sambas Cerah |
![]() |
---|
Wabup Amru: Bangun Karakter Generasi Muda Religius untuk Masa Depan Kayong Utara |
![]() |
---|
Lewat Program Kreasi, Pemda Kayong Utara Dorong Pendidikan Berkualitas dan Perlindungan Anak |
![]() |
---|
Dukung Percepatan Pembangunan SPPG di Kayong Utara, Bupati Romi Terima Tim Monev SPPG |
![]() |
---|
CUACA Kalbar Hari Ini di 14 Daerah! Seluruh Daerah Cerah Berawan Kecuali Sintang |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.