Ragam Contoh

Pilihan Doa Pembuka Acara untuk Membuka Pidato dan Sambutan dengan Khidmat

Dua alternatif Doa Pembuka Acara bisa pula Anda gunakan saat hendak memberikan public speech di depan khalayak ramai.

Instagram
ILUSTRASI PIDATO- Mengamalkan doa pembuka tidak hanya menambah nilai spiritual dalam sebuah acara, tetapi juga menciptakan suasana yang lebih harmonis dan penuh rasa syukur. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Dalam berbagai acara resmi maupun tidak resmi, doa pembuka sering kali digunakan untuk memulai dengan keberkahan dan harapan agar acara berjalan lancar.

Lafaz doa pembuka acara juga dapat diamalkan saat menyampaikan pidato atau memberikan kata sambutan di hadapan banyak orang.

Dengan mengawali sebuah acara dengan doa, suasana menjadi lebih khidmat dan penuh makna.

Ada beberapa pilihan doa pembuka yang bisa digunakan, tergantung pada jenis acara dan suasana yang ingin dibangun.

Doa ini biasanya berisi ungkapan syukur, permohonan kelancaran acara, serta harapan agar para hadirin mendapatkan manfaat dari kegiatan yang berlangsung.

Mengamalkan doa pembuka tidak hanya menambah nilai spiritual dalam sebuah acara, tetapi juga menciptakan suasana yang lebih harmonis dan penuh rasa syukur.

Oleh karena itu, penting untuk memilih doa yang sesuai dengan konteks acara agar pesan yang ingin disampaikan lebih menyentuh dan bermakna.

3 Resep Masakan Simpel, Lezat, dan Bergizi untuk Menu Sahur Praktis yang Cepat Dibuat

Lafaz Doa Pembuka Acara

Berikut satu di antara lafaz untuk Doa Pembuka Acara :

Arab:

نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوْذُبِاللَّهِ مِنْ شُرُوْرِأَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا . مَنْ يَهْدِهِ اللَّهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْهُ فَلاَ هَادِيَ لَهُ اللّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّم عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَىى اَلِهِ وَصَحْبِهِ أجْمَعِيْنَ أَمَّابَعْدُ

Latin:

“Nahmaduhu wanasta’inu wanastaghfiruhu wana’udzubillahi min syuruuri anfusinaa wamin sayyiaati a’maalina. Min yahdillah falaa mudhillalahu wamin yudhillhu falaa haadiyalahu. Allohumma solli wasalim ‘alaa sayyidinaa muhammadin wa’alaa alihi wasohbihi ajma’ina amma ba’du.”

Artinya:

“Kami panjatkan segala puji kepada-Nya dan kami mohon pertolongan-Nya. Seraya memohon ampun dan perlindungan-Nya dari segala keburukan jiwaku dan kejelekan amaliahku,"

"Barang siapa telah Yang Maha Kuasa berikan petunjuk jalan baginya, maka tidak ada yang bisa menyesatkannya. Dan barang siapa yang telah Yang Maha Kuasa sesatkan jalannya, maka tiada yang bisa memberinya petunjuk,"

"Ya Yang Maha Kuasa limpahkanlah shalawat dan salam bagi Muhammad saw., keluarga, dan sahabat-sahabatnya.”

Ada pula bacaan Doa Pembuka Acara yang bisa digunakan dengan lafaz berbeda dari Doa Pembuka Acara pertama di atas .

Sejarah dan Kisah di Balik Nama Muhammad Sebelum Kelahiran Nabi Muhammad SAW

Lafaznya yaknni:

Arab :

ﺇِﻥَّ ﺍﻟْﺤَﻤْﺪَ ﻟِﻠﻪِ ﻧَﺤْﻤَﺪُﻩُ ﻭَﻧَﺴْﺘَﻌِﻴْﻨُﻪُ ﻭَﻧَﺴْﺘَﻐْﻔِﺮُﻩْ ﻭَﻧَﻌُﻮﺫُ ﺑِﺎﻟﻠﻪِ ﻣِﻦْ ﺷُﺮُﻭْﺭِ ﺃَﻧْﻔُﺴِﻨَﺎ ﻭَﻣِﻦْ ﺳَﻴِّﺌَﺎﺕِ ﺃَﻋْﻤَﺎﻟِﻨَﺎ، ﻣَﻦْ ﻳَﻬْﺪِﻩِ ﺍﻟﻠﻪُ ﻓَﻼَ ﻣُﻀِﻞَّ ﻟَﻪُ ﻭَﻣَﻦْ ﻳُﻀْﻠِﻞْ ﻓَﻼَ ﻫَﺎﺩِﻱَ ﻟَﻪُ. ﺃَﺷْﻬَﺪُ ﺃَﻥَّ ﻻَ ﺇِﻟَﻪَ ﺇِﻻَّ ﺍﻟﻠﻪ ﻭَﺃَﺷْﻬَﺪُ ﺃَﻥَّ ﻣُﺤَﻤَّﺪًﺍ ﻋَﺒْﺪُﻩُ ﻭَﺭَﺳُﻮْﻟُﻪُ

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved