Ragam Contoh

Menentukan Waktu Niat Puasa Ramadhan: Kapan yang Sesuai?

Membaca niat puasa merupakan pertanda dimulainya ibadah tersebut. Hal ini menjadi salah satu penentu sah atau tidaknya ibadah puasa selama bulan Ramad

Tayang:
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ENDRO
NIAT PUASA- Membaca niat puasa merupakan pertanda dimulainya ibadah tersebut. Hal ini menjadi salah satu penentu sah atau tidaknya ibadah puasa selama bulan Ramadhan. 

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هذِهِ السَّنَةِ لِلهِ تَعَالَى

“Nawaitu shauma ghadin ‘an adā’i fardhi syahri Ramadhāna hādzihis sanati lillāhi ta‘ālā.”

Artinya: Saya berniat puasa esok hari untuk menunaikan kewajiban puasa selama bulan Ramadhan tahun ini karena Allah Yang Maha Tinggi.

2. Niat Puasa Ramadhan yang Singkat

Terdapat beberapa bacaan niat puasa Ramadhan singkat yang bisa dipilih. Berikut tulisannya dalam bahasa Arab, pelafalan, dan artinya:

نَوَيْتُ صَوْمَ رَمَضَانَ

“Nawaitu shauma Ramadhāna.”

Artinya: Saya berniat puasa Ramadhan.

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ مِنْ/عَنْ رَمَضَانَ

“Nawaitu shauma ghadin min/’an Ramadhāna.”

Artinya: Saya berniat puasa untuk esok hari pada bulan Ramadhan ini.

نَوَيْتُ صَوْمَ الْغَدِ مِنْ هَذِهِ السَّنَةِ عَنْ فَرْضِ رَمَضَانَ

“Nawaitu shaumal ghadi min hādzihis sanati ‘an fardhi Ramadhāna.”

Artinya: Saya berniat puasa untuk esok hari di tahun ini untuk kewajiban Ramadhan.

Keutamaan Berdoa pada Hari Kamis: Meraih Berkah dan Pengampunan Menjelang Bulan Ramadan

Kapan Niat Puasa Dibaca?

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved