Ragam Contoh

Waspada Kanker Mulut, Batasi Konsumsi 5 Jenis Makanan dan Minuman Ini Sejak Dini

menjaga asupan makanan dan minuman menjadi langkah penting untuk membantu melindungi kesehatan rongga mulut

Tayang:
Pixabay/Vinotecarium
ALKOHOL- Berbagai minuman tinggi gula seperti soda, kopi dengan tambahan gula berlebih, teh kemasan, hingga minuman energi sebaiknya tidak dikonsumsi secara berlebihan.  

Ringkasan Berita:
  • Para ahli kesehatan mengungkapkan bahwa beberapa jenis makanan tertentu dapat memicu peradangan, menyebabkan iritasi pada jaringan mulut, hingga menghambat proses perbaikan sel dalam tubuh. 
  • Jika dikonsumsi berlebihan dalam jangka panjang, kondisi tersebut dapat meningkatkan peluang munculnya kanker mulut.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID- Kanker mulut menjadi salah satu penyakit yang perlu diwaspadai karena dapat berkembang tanpa gejala jelas pada tahap awal. 

Selain kebiasaan merokok, konsumsi alkohol, dan infeksi HPV, pola makan sehari-hari ternyata juga berpengaruh besar terhadap meningkatnya risiko penyakit ini. 

Karena itu, menjaga asupan makanan dan minuman menjadi langkah penting untuk membantu melindungi kesehatan rongga mulut.

Para ahli kesehatan mengungkapkan bahwa beberapa jenis makanan tertentu dapat memicu peradangan, menyebabkan iritasi pada jaringan mulut, hingga menghambat proses perbaikan sel dalam tubuh. 

Jika dikonsumsi berlebihan dalam jangka panjang, kondisi tersebut dapat meningkatkan peluang munculnya kanker mulut.

Melansir laporan Eating Well pada 24 Maret, terdapat sejumlah makanan dan minuman yang sebaiknya dibatasi agar risiko kanker mulut tidak semakin tinggi.

Viral Followers Instagram Hilang Massal, Meta Sebut Bukan Error atau Bug

1. Daging Olahan

Produk daging olahan seperti nugget, sosis, ham, dan bacon termasuk makanan yang perlu diwaspadai. World Health Organization bahkan memasukkan daging olahan ke dalam kategori karsinogen Grup 1 yang berkaitan dengan risiko kanker.

Kandungan nitrit dan nitrat yang biasa digunakan sebagai bahan pengawet dapat berubah menjadi senyawa berbahaya di dalam tubuh. 

Zat tersebut berpotensi merusak DNA sel dan memicu pertumbuhan sel abnormal. Sebagai pilihan lebih sehat, masyarakat disarankan mengolah daging segar sendiri agar penggunaan bahan tambahan lebih terkontrol.

2. Daging Merah

Daging merah seperti sapi, kambing, dan babi juga dapat meningkatkan risiko jika dikonsumsi berlebihan, terutama bila dimasak dengan suhu sangat tinggi. 

Proses memanggang atau menggoreng hingga gosong dapat menghasilkan senyawa berbahaya yang diketahui mampu mengganggu fungsi normal sel tubuh.

Untuk mengurangi risiko, metode memasak yang lebih sehat seperti merebus, mengukus, atau menumis ringan lebih dianjurkan. Menghindari bagian daging yang hangus juga menjadi langkah penting menjaga kesehatan.

3. Minuman Beralkohol

Konsumsi alkohol dikenal sebagai salah satu faktor utama pemicu kanker mulut. Tidak hanya pada minuman keras, kandungan alkohol juga dapat ditemukan dalam beberapa produk kesehatan mulut seperti obat kumur tertentu.

Saat diproses di dalam tubuh, alkohol akan menghasilkan asetaldehida, yaitu senyawa toksik yang dapat merusak DNA dan menghambat regenerasi sel sehat. Risiko kanker mulut juga meningkat bila konsumsi alkohol disertai kebiasaan merokok.

Banyak Perusahaan Pecat Gen Z, Profesor NYU Ungkap Penyebabnya

4. Minuman dengan Gula Tambahan

Berbagai minuman tinggi gula seperti soda, kopi dengan tambahan gula berlebih, teh kemasan, hingga minuman energi sebaiknya tidak dikonsumsi secara berlebihan. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved