Debat Pilkada Kalbar 2024

Debat Pilkada Kalbar 2024, Ria Norsan-Krisantus Nilai WPR Untuk Lindungi Warga dan Peningkatan PAD

Lalu, Krisantus menambahkan, dalam sehari hasil tambang emas tradisional di seluruh Kalbar dapat mencapai 500 Kg.

Penulis: Ferryanto | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Ferryanto
Pasangan  Calon Gubernur Kalbar Ria Norsan dan Krisantus (tengah)  saat menyampaikan visi dan misi. Rabu 23 Oktober 2024. Tribun Pontianak Ferryanto.  

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Menanggapi pernyataan Calon Gubernur Kalbar Sutarmidji terkait pertanyaan ternyang langkah konkret apa yang akan diambil untuk mendorong kerja Pemprov Kalbar dengan Pemerintah Pusat dan sektor swasta alam rangka hilirisasi dan industri di Kalbar.

Pada jawabannya, Midji sempat menyinggung pernyataan Ria Norsan yang akan memberikan izin WPR (Wilayah pertambangan rakyat).

Menanggapi hal itu, Calon Gubernur Kalbar Ria Norsan menyampaikan bahwa program izin WPR memanglah dari Pemerintah Pusat, namun ia menegaskan penambang liar tidak boleh dibiarkan tidak memiliki solusi.

"kita hadir sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur adalah sebagai solusi bagi rakyat sendiri, kedepannya walaupun itu urusan Pusat, tetapi kita akan berusaha memberikan kemudahan untuk mendapatkan izin, agar penambang terlindungi dan memberikan manfaat kepada pemerintah daerah," tuturnya.

Baca juga: Debat Pilkada Kalbar 2024, Ria Norsan Klaim Akan Lakukan Pembanguan yang Berpihak Pada Masyarakat

Lalu, Krisantus menambahkan, dalam sehari hasil tambang emas tradisional di seluruh Kalbar dapat mencapai 500 Kg.

"Bila ini dapat dikelola dengan baik, maka akan menambah pendapatan daerah dan selanjutanya untuk membangun Kalbar," jelasnya. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved