Kebakaran di Pontianak Timur

Cerita Ketua RT, Kejadian Begitu Cepat Warga Tak Mendengar Ada Suara Minta Tolong dari Rumah Korban

"Yang meninggal itu ibunya, anak dua, adeknya, paman si Ibu, jadi 5 totalnya, di rumah ini ada 3 KK, yang meninggal beda - beda KK nya" ungkapnya.

Penulis: Ferryanto | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/FERRYANTO
Mahmud Ketua RT di lokasi kebakaran di jalan Tanjungpura Raya 1, Kelurahan Tembelan Sampit, Kecamatan Pontianak Timur, Kota Pontianak. Kamis 22 Agustus 2024. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Lima orang yang terdiri dari satu keluarga meninggal dunia pada peristiwa kebakaran di Kelurahan Tembelan Sampit, Kecamatan Pontianak Timur, Kota Pontianak, Kamis 22 Agustus 2024 dini hari.

Mahmud, Ketua RT setempat yang rumahnya hanya berjarak beberapa meter dari lokasi mengatakan api pertama terlihat sekira pukul 02.00 dimana warga tengah lelap tidur.

Saat itu ia katakan api dengan sangat cepat membesar lalu membakar seluruh bagian rumah.

Akibat kebakaran, ia katakan 5 orang penghuni rumah meninggal dunia.

"Yang meninggal itu ibunya, anak dua, adeknya, paman si Ibu, jadi 5 totalnya, di rumah ini ada 3 KK, yang meninggal beda - beda KK nya" ungkapnya.

Kondisi Rumah Korban Kebakaran Rata Dengan Tanah, Sekeluarga Meninggal Dunia

Para korban ia katakan ditemukan dalam kondisi mengenaskan dengan posisi dibeberapa ruangan berbeda.

Seluruh korban dijelaskan Mahmud merupakan warga yang telah lama tinggal di lokasi.

Ia mengatakan warga saat api masih membara tidak mengetahui bahwa di dalam rumah masih ada orang.

Korban diketahui setelah api berhasil dipadamkan dan petugas pemadam menemukan ada jasad di antara puing - puing.

Saat kejadian pun ia katakan warga tidak mendengar ada suara minta tolong dari dalam rumah. (*)

Dapatkan Informasi Terkini dari Tribun Pontianak via SW DI SINI

Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini Di sini

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved