Kecelakaan Kerja di PT BAI

Lagi, Kecelakaan Kerja Proyek SGAR, DPRD Mempawah Akan Panggil PT BAI

Terkait temuan ini, dirinya akan berkoordinasi dengan komisi terkait dan agendakan panggilan ke manajemen PT BAI untuk meminta penjelasan.

Penulis: Hadi Sudirmansyah | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa
Anggota DPRD Mempawah , Febriadi ST. Anggota DPRD Mempawah dari Fraksi Partai Nasdem ini pun menuturkan kekecewaan masih terjadi kelalaian dan kurangnya kepedulian antar sesama pekerja. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Anggota DPRD Mempawah rencanakan akan melakukan pemanggilan terhadap manajemen PT Borneo Alumina Indonesia (BAI) terkait kembali terjadinya kecelakaan kerja di areal Proyek Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) PT BAI, Desa Bukit Batu, Kecamatan Sungai Kunyit, Kabupaten Mempawah, Senin 12 Agustus 2024 siang.

"Kita akan surati dan panggil manajemen PT BAI, terkait hal ini," kata Anggota DPRD Mempawah Febriadi pada Senin 12 Agustus 2024.

Anggota DPRD Mempawah dari Fraksi Partai Nasdem ini pun menuturkan kekecewaan masih terjadi kelalaian dan kurangnya kepedulian antar sesama pekerja yang terjadi di lingkungan kerja di areal Proyek Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) PT Borneo Alumina Indonesia (BAI), Desa Bukit Batu, Kecamatan Sungai Kunyit.

"Saya lihat divideo yang beredar kecelakaan kerja itu terjadi karena adanya lalai, di tambah lihat korban yang merintih kesakitan, tak ada yang bergerak untuk memberikan pertolongan padahal banyak orang," kata Febriadi

Lanjutnya, terkait temuan ini, dirinya akan berkoordinasi dengan komisi terkait dan agendakan panggilan ke manajemen PT BAI untuk meminta penjelasan terkait hal ini.

Baca juga: Kasat Reskrim Beberkan Kronologi Pekerja PT BAI Meninggal Dunia Usai Terlindas Excavator di Mempawah

"Kecelakaan kerja yang kemarin belum ada laporannya, ini sekarang terjadi lagi," ungkapnya.

Seperti diketahui korban kecelakaan kerja di di areal Proyek Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) PT Borneo Alumina Indonesia (BAI), Desa Bukit Batu, Kecamatan Sungai Kunyit merupakan warga bernama Kon Ji Fam (41) warga Tanjung Gundul, Karimunting, Bengkayang.

Saat di periksa oleh tim medis RSUD dr Rubini Mempawah, korban mengalami luka terbuka di bagian selangkangan kanan hingga bagian perut. Kemudian di kaki kiri robek lebar (remuk) sehingga mengakibatkan otot-otot kaki korban keluar. Selanjutnya luka di bagian lutut dan bagian atas telapak kaki 

seperti diketahui kecelakaan kerja tersebut terjadi pada Senin tanggal 12 Agustus 2024 sekitar pukul 13.00 Wib bertempat di area proyek Smelter Grade Alumina Reginery Desa Bukit Batu Kec.Sungai Kunyit.

Korban di ketahui bernama Kon Ji Fam (41) warga Dusun Tanjung Gundul Desa Karimunting Kecamatan Sungai Raya Kepulauan Kabupaten Bengkayang yang tercatat tenaga kerja PT Indo Fudong. (*)

Informasi Terkini Tribun Pontianak Kunjungi Saluran WhatsApp

Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini disini

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved