Kecelakaan Kerja di PT BAI
Kasat Reskrim Beberkan Kronologi Pekerja PT BAI Meninggal Dunia Usai Terlindas Excavator di Mempawah
Kasat Reskrim turut menyampaikan kronologis kecelakaan kerja yang mengakibatkan seorang pekerja meninggal dunia di areal Proyek SGAR PT BAI.
Penulis: Ramadhan | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Kapolres Mempawah AKBP Sudarsono melalui Kasat Reskrim Iptu Fadhila Nugrah Sakti membenarkan adanya kecelakaan kerja di areal Proyek Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) PT Borneo Alumina Indonesia (BAI), Desa Bukit Batu, Kecamatan Sungai Kunyit, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, Senin 12 Agustus 2024 siang.
"Benar, tadi sekitar pukul 13.00 WIB ada kecelakaan kerja di areal Proyek SGAR PT BAI yang menyebabkan satu orang pekerja meninggal dunia," jelas Kasat Reskrim.
"Untuk identitas korban bernama Kon Ji Fam (41) warga Tanjung Gundul, Karimunting, Bengkayang. Korban merupakan seorang buruh lapangan PT Indo Fudong Konstruksi yang melaksanakan pekerjaan proyek di SGAR PT BAI," lanjut Kasat Reskrim memberikan keterangan.
Lebih lanjut, Kasat Reskrim turut menyampaikan kronologis kecelakaan kerja yang mengakibatkan seorang pekerja meninggal dunia di areal Proyek SGAR PT BAI, berdasarkan keterangan saksi sang operator excavator.
"Saat kejadian, korban dan seorang operator excavator melakukan pekerjaan di titik lokasi yang sama. Ketika operator excavator mengoperasi alatnya, tiba-tiba terdengar suara jeritan dari arah belakang excavator," ujar Kasat Reskrim.
Baca juga: BREAKING NEWS - Seorang Pekerja PT BAI Mempawah Terlindas Alat Berat
"Nah, seketika itu juga operator excavator ini menswing excavator kearah kanan lalu menoleh dan melihat korban sudah terlindas, lalu sang operator excavator ini menekan klakson excavator untuk meminta pertolongan," lanjut Kasat Reskrim menjelaskan.
Setalah mendapat pertolongan jelas Kasat Reskrim, korban langsung dibawa ke RSUD dr Rubini Mempawah untuk diberikan pertolongan medis, namun korban tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.
"Untuk kondisi korban dinyatakan meninggal dunia, dan pada pukul 17.00 WIB sore tadi jenazah korban dibawa pulang ke rumah duka menggunakan ambulance RSUD dr Rubini didampingi pihak perusahaan bersama adik kandung korban," jelas Kasat Reskrim.
Sebelumnya, telah diberitakan adanya musibah kecelakaan kerja yang kembali terjadi di areal Proyek Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) PT Borneo Alumina Indonesia (BAI), Desa Bukit Batu, Kecamatan Sungai Kunyit, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, Senin 12 Agustus 2024 siang.
Dalam kecelakaan kerja tersebut, terlihat seorang pekerja meringis kesakitan terduga usai terlindas alat berat excavator.
Dari video berdurasi 36 detik tersebut, seorang pria lengkap dengan seragam kerja meringis kesakitan dengan kondisi kaki sebelah kiri yang terlihat remuk diduga terlindas excavator, pada pukul 13.10 WIB sesuai tampilan waktu yang tertera di video tersebut. (*)
Informasi Terkini Tribun Pontianak Kunjungi Saluran WhatsApp
Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini disini
Korban Kecelakaan Kerja PT BAI Sempat Dibawa ke Rumah Sakit, Ini Penjelasan Direktur RSUD dr Rubini |
![]() |
---|
Dua Pekerja Alami Kecelakaan Kerja, PT BAI Mempawah Sampaikan Duka Mendalam |
![]() |
---|
Satu Pekerja Proyek PT BAI Meninggal Dunia Usai Alami Kecelakaan Kerja Tersengat Listrik |
![]() |
---|
Dua Pekerja Proyek Smelter PT BAI Mempawah Alami Kecelakaan Kerja, Satu Meninggal Dunia |
![]() |
---|
Babak Baru Kecelakaan Kerja di Areal Proyek SGAR PT BAI, Polres Mempawah Tetapkan Satu Tersangka |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.