Pilkada 2024

Tercatat Partisipasi Politik Kubu Raya Capai 80 Persen

Ketua DPRD Kubu Raya Agus Sudarmansyah menuturkan semua pihak harus turut serta dalam mensukseskan pilkada tahun 2024.

Penulis: Hadi Sudirmansyah | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK/Hadi Sudirmansyah
Podcast Kebangsaan pada Jumat 2 Agustus 2024. Ketua DPRD Kubu Raya Agus Sudarmansyah bersama Kepala Badan Kesbangpol Kubu Raya Amini Maros dan  Redaktur Pelaksana Tribun Pontianak Stefanus Akim. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBURAYA - Podcast Kebangsaan Tribun Pontianak - Badan Kesbangpol Kubu Raya pada session awal bulan Agustus 2024
kini menghadirkan dua narasumber yang mengusung tema "Kordinasi Lembaga Eksekutif dan Legislatif Hadapi Pilkada 2024", pada Jumat 2 Agustus 2024 di Studio Podcast Tribun Pontianak .

Hadir di podcast Tribun Pontianak Ketua DPRD Kubu Raya Agus Sudarmansyah bersama Kepala Badan Kesbangpol Kubu Raya Amini Maros yang di pandu oleh Redaktur Pelaksana Tribun Pontianak Stefanus Akim.

Ketua DPRD Kubu Raya Agus Sudarmansyah menuturkan semua pihak harus turut serta dalam mensukseskan pilkada tahun 2024 pada bulan November mendatang.

Nantinya Badan Kesbangpol akan membantu dan bersinergi dengan banyak pihak dalam memberikan pendidikan berpolitik khususnya bagi anak muda dan juga masyarakat di Kubu Raya

"Alhamdulillah Kubu Raya dalam partisipasi politik meningkat dari 70 persen menjadi 80 persen," ujarnya.

Baca juga: Giat Pengabdian Masyarakat FMIPA Untan Edukasi Sains Geofisika untuk Siswa SMA

Saat membahas tentang black campaign, Politisi PDI Perjuangan ini juga menjelaskan kuatnya pengaruh black campaign memberikan dampak negatif. 

"Diantaranya ialah merusak reputasi atau citra seseorang, organisasi, atau partai tersebut, Kampanye ini seringkali menggunakan informasi palsu, fitnah, atau manipulasi untuk menciptakan persepsi negatif di mata publik," ungkapnya

Agus juga menuturkan Black campaign bisa terjadi dalam berbagai konteks, termasuk politik, bisnis, dan media sosial.

Tujuannya adalah untuk menurunkan kepercayaan atau dukungan terhadap target kampanye tersebut.

Sementara kepala Badan Kesbangpol Kubu Raya H Amini Maros juga mengutarakan hal senada menjelaskan bahwa pemerintah daerah akan selalu memantau bagaimana demokrasi bisa berjalan dengan tertib, tenang dan damai. 

Menurutnya, esensi dari Pilpres Pileg dan Pilkada ini mencari pemimpin yang amanah sehingga dalam mewujudkan impian setiap masyarakat itu pemerintah setempat akan terus memberikan upaya yang terbaik. 

"Pemilu itu adalah sarana, sehingga saat kita melakukan pesta demokrasi itu bisa sesuai dengan apa yang masyarakat harapkan," jelasnya. 

Apalagi, saat ini menurut nya pemilih terbesar adalah Gen Z.

Sehingga output itu yang dimaanfaatkan untuk kolaborasi dengan berbagai stake holder termasuk Kesbangpol dalam memberikan edukasi kepada anak muda dan Gen Z. 

Lanjutnya, melihat partisipasi dari anak milenial dan gen z tersebut, Agus mengatakan anak muda saat ini tidak akn mudah dipengaruhi dengan cara negatif. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved