Pemkot Pontianak Antisipasi Rabies, Harap Kesadaran Masyarakat Tinggi

"Iya kalau di Kota Pontianak mudah-mudahan tidak akan terjadi, tetapi kita terus berkoordinasi dengan pihak provinsi untuk melakukan vaksinasi terhada

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/MUHAMMAD FIRDAUS
Pj Wali Kota Pontianak, Ani Sofian saat diwawancarai di Kantor Wali Kota, Senin 6 Mei 2024 kemarin. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pemerintah Kota Pontianak terus berupaya mengantisipasi terjadinya kasus rabies di Kota Pontianak.

Hingga saat ini belum ada kasus rabies di Kota Pontianak.

Namun demikian, menurut Pj Wali Kota Pontianak, Ani Sofian pihaknya tetap berupaya untuk melakukan vaksinasi terhadap hewan-hewan yang dapat menularkan rabies.

"Iya kalau di Kota Pontianak mudah-mudahan tidak akan terjadi, tetapi kita terus berkoordinasi dengan pihak provinsi untuk melakukan vaksinasi terhadap binatang yang bisa menularkan rabies," ucapnya.

Sebanyak 637 Calon Jamaah Haji Kota Pontianak Ikuti Manasik Haji

Dan mudah-mudahan, harap Ani Sofian, di Kota Pontianak ini kesadaran masyarakatnya tinggi dalam mengantisipasi terjadinya rabies.

"Sehingga masyarakat yang membawa sendiri ternaknya atau peliharaannya ke klinik yang sudah ada di Kota Pontianak ini," harapnya.

Diberitakan sebelumnya, Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat mencatat sebanyak 1.561 kasus Gigitan Hewan Penular Rabies (GHPR) terjadi di Kalbar selama tahun 2024 (Januari-April).

Adapun beberapa wilayah dengan kasus tertinggi terjadi di Kabupaten Landak, Sanggau, Bengkayang, Ketapang, dan Kota Singkawang. (*)

Dapatkan Informasi Terkini dari Tribun Pontianak via SW DI SINI

Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini Di sini

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved