Momentum Hardiknas 2024, Disdikbud Kalbar Gelar Berbagai Kegiatan Siapkan Generasi Emas 2045

Selain pemberian penghargaan pada sekolah, kepala sekolah, guru dan siswa berprestasi, juga melakukan edukasi dalam percepatan penurunan stunting.

Penulis: Anggita Putri | Editor: Faiz Iqbal Maulid
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Anggita Putri
Foto saat Pj Gubernur Harisson dan Pj Ketua TP PKK Provinsi Kalbar, didampingi Kadisdikbud Kalbar melihat berbagai pertunjukan dari siswa pada peringatan Hari Pendidikan Nasional di Halaman Kantor Gubernur Kalbar, Kamis 2 Mei 2024. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Berbagai kegiatan dihelat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Barat saat peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang dipusatkan di halaman Kantor Gubernur Kalbar, Kamis 2 Mei 2024.

Selain pemberian penghargaan pada sekolah, kepala sekolah, guru dan siswa berprestasi, juga melakukan edukasi dalam percepatan penurunan stunting.

Kepala Disdikbud Kalbar Rita Hastarita mengatakan dalam peringatan Hardiknas di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalbar tahun ini diberikan penghargaan kepada kepala sekolah, kepala sekolah, guru dan siswa berprestasi.

Penghargaan itu diberikan pada empat sekolah berprestasi, tujuh guru inovatif, lima kepala sekolah inovatif, satu kepala sekolah inspiratif, tiga siswa berprestasi, dua guru kategori tenaga administrasi sekolah dan dua siswa sebagai Duta SMA.

Rita melanjutkan dari sisi pencapaian program kegiatan, dilakukan upaya peningkatan akses pendidikan di daerah 3 T, dimana tahun 2023 telah dibangun 24 sekolah dan untuk tahun 2024 ini dibangun 10 unit sekolah baru, untuk perbaikan sarana prasarana dilakukan rehabilitasi dan revitalisasi pada ratusan sekolah.

Peringatan Hardiknas, Pj Gubernur Kalbar Soroti Kesejahteraan Guru yang Harus Diperhatikan

Untuk tahun 2024 ini akan dilaksanakan sekolah inklusi (seluruh SMA, SMK menerima siswa berkebutuhan khusus dengan pembagian kategori ringan dan sedang).

Pendidikan layanan khusus akan mulai dilaksanakan pada sekolah filial di daerah dengan akses yang sulit.

Serta digitalisasi sekolah terus ditingkatkan, dengan penyediaan peralatan pendukung pembelajaran. 

“Tak kalah penting yaitu peningkatan kompetensi guru berkelanjutan,” katanya

Kemenag Mempawah Turut Peringati Hardiknas Tahun 2024

Selain pemberian penghargaan ini, ada beberapa rangkaian kegiatan lainnya seperti minum serentak obat tablet tambah darah dengan melibatkan 605 siswi. 

“Tujuannya untuk meminimalisir perempuan usia muda mengalami anemia,” katanya.

Kata Rita, akan berbahaya jika anemia pada remaja putri dibiarkan.

Sebab ketika dia menikah dan hamil akan berpotensi melahirkan bayi dengan tubuh pendek (stunting) atau berat badan lahir rendah.

Dalam upaya menurunkan stunting di Kalbar, Rita juga menjadi orang tua asuh bagi lima anak yang telah terpapar stunting.

"Mudah-mudahan gerakan ini juga bisa menjadi magnet untuk masyarakat lain berlomba-lomba untuk menjadi orang tua asuh bagi anak-anak yang terpapar stunting," katanya.

Rita menambahkan, dalam upaya menumbuhkan solidaritas kepada sesama serta mengedukasi dan mengajak para pelajar menjadi pendonor darah muda.

Diknas juga berkolaborasi dengan PMI Kalbar melakukan donor darah.

(*)

Dapatkan Informasi Terkini dari Tribun Pontianak via SW disini

Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini disini

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved