Peringatan Hardiknas, Pj Gubernur Kalbar Soroti Kesejahteraan Guru yang Harus Diperhatikan

Maka dari itu, Pemerintah Provinsi berkomitmen untuk terus membangun sekolah-sekolah seperti SMA/SMK terutama untuk di daerah terpencil.

Penulis: Anggita Putri | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ANGGI
Foto bersama Pj Gubernur Kalbar Harisson usai penyerahan penghargaan kepada guru dan siswa berprestasi usai Upcara Peringatan Hari Pendidikan Nasional, di Halaman Kantor Gubernur Kalbar. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2024, Penjabat Gubernur Kalimantan Barat Harisson soroti terkait Kesejahteraan Para Guru di Provinsi Kalbar.

Seperti yang menjadi kewenangan Provinsi yakni para Guru ditingkat SMA/SMK/SLB. Bukan hanya itu saja, ia juga menyampaikan bagaimana kesejahteraan guru TK/PAUD, SD, SMP di Kabupaten /Kota yang tentunya juga harus terus diperhatikan.

“Kemudian untuk guru-guru kontrak kita tarik menjadi guru PPPK (Melalui Pendaftaran PPPK). Kita berupaya untuk membantu meningkatkan kesejahteraan mereka", ujar Harisson.

Hal itu disampaikannya, saat menjadi Inspektur Upacara pada Peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2024 di Provinsi Kalimantan Barat di Halaman Kantor Gubernur Kalimantan Barat, Kamis 2 Mei 2024.

Seperti diketahui, Dalam dua tahun terakhir, Pemprov juga telah melalukan rekrutmen PPPK untuk Formasi Guru. Pada tahun 2023 lalu, total kuota yang disiapkan Pemprov untuk Formasi Guru mencapai 5.446 orang. Dan yang telah dinyatakan lulus pada tahun 2023 sebanyak 3.307 orang.

Baca juga: Harisson dan Windy Serahkan Hadiah Lomba Kontes Foto Idul Fitri tahun 2024

Lalu pada tahun 2024, Pemprov juga telah mengusulkan kuota PPPK untuk Formasi Guru sebanyak 427 orang.

Selain itu, orang nomor satu di Kalbar ini juga menjelaskan bahwa untuk sarana dan prasarana pendidikan di pedalaman, memang masih ada kekurangan sekolah.

Maka dari itu, Pemerintah Provinsi berkomitmen untuk terus membangun sekolah-sekolah seperti SMA/SMK terutama untuk di daerah terpencil.

Penjabat Gubernur Kalimantan Barat Harisson jiga mengajak untuk seluruh unsur-unsur pendidikan di Provinsi Kalbar untuk terus melanjutkan Program Merdeka Belajar.

Walaupun, dikatakannya di masa berakhirnya jabatan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi bukanlah menjadi titik akhir dari gerakan Merdeka Belajar itu.

“Kita akan terus menjadi penggerak perubahan yang tidak mengenal kata menyerah untuk membawa Indonesia melompat ke masa depan”, imbuhnya.

Dikatakannya, dengan Merdeka Belajar bisa dilihat bersama bagaimana siswa-siswi lebih leluasa untuk melakukan pembelajaran, dan guru-guru sudah tambah kreatif, inovatif, dalam mencoba kegiatan untuk meningkatkan Program Belajar di sekolahnya masing-masing.

Selain itu Mahasiswa juga sudah lebih merdeka lagi dalam mempelajari hal-hal yang ingin mereka ketahui.

“Semua itu dalam rangka upaya kita meningkatkan pengetahuan kepada seluruh generasi muda kita supaya terjadi lompatan besar kemajuan dari negeri ini khususnya Kalimantan Barat,” ujarnya.

Usai Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun 2024 Provinsi Kalimantan Barat ,diserahkan berbagai penghargaan untuk guru maupun siswa berprestasi.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved