Disdik Sambas Gelar Rakor Lintas Sektor Dongkrak Angka Rata Lama Sekolah

Dia menuturkan, masih adanya ditemukan siswa yang drop out (DO) menjadi permasalahan yang mesti segera dituntaskan.

Penulis: Imam Maksum | Editor: Faiz Iqbal Maulid
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Prokopim Pemkab Sambas
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sambas Arsyad saat memberi sambutan rakor percepatan peningkatan angka RLS, Senin 4 Maret 2024. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sambas, Arsyad mengatakan, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Sambas berada di urutan pertama tingkat kabupaten yakni berada urutan ketiga di Kalimantan Barat.

Namun demikian, Arsyad mengungkapkan, angka rata-rata lama sekolah di Kabupaten Sambas masih cukup rendah. Sebab itu, Arsyad mengajak stakeholder terkait memacu percepatan angka RLS.

"Angka rata-rata lama sekolah (RLS) Kabupaten Sambas berada di urutan ke 13 di Kalbar, kami mengajak semuanya menyamakan persepsi untuk berkecepatan peningkatan RLS," ucap Arsyad saat memberi sambutan rakor percepatan peningkatan angka RLS, Senin 4 Maret 2024.

Arsyad mengatakan, pihaknya telah melakukan rapat koordinasi percepatan peningkatan RLS di Kabupaten Sambas dengan lintas sektor.

"Melalui camat, kepala desa, dusun bahkan hingga RT dan RW untuk sampaikan bahwa pendidikan itu wajib dilaksanakan," tuturnya.

Dia menuturkan, masih adanya ditemukan siswa yang drop out (DO) menjadi permasalahan yang mesti segera dituntaskan.

"Pertemuan lintas sektor koordinasi percepatan RLS, Disdik mengundang kepala sekolah SD dan SMP untuk memberi arahan pertanggungjawaban, juga dihadiri oleh 17 koordinator wilayah," terangnya.

Partisipasi Pemilih Pada Pemilu 2024 di Sambas Meningkat, Capai 74 Persen

(*)

Dapatkan Informasi Terkini dari Tribun Pontianak via SW disini

Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini disini

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved