Aksi Humanis Anggota Wanita Satpol PP Pontianak Tertibkan PKL di Pasar Teratai, DPRD Beri Apresiasi
Ahmad Sudiyantoro mengungkapkan pihaknya sengaja menurunkan anggota perempuan pada operasi tersebut agar lebih humanis.
Penulis: Muhammad Firdaus | Editor: Faiz Iqbal Maulid
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Ada momen yang harmonis saat anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pontianak melakukan penertiban terhadap lapak dan gerobak Pedagang Kaki Lima (PKL) di sekitaran Pasar Teratai, Jalan Kom Yos Sudarso, Pontianak Barat pada Senin 22 Januari 2024 kemarin.
Pasalnya, anggota yang diturunkan oleh Kasatpol PP Kota Pontianak, Ahmad Sudiyantoro semuanya adalah anggota perempuan.
Ahmad Sudiyantoro mengungkapkan pihaknya sengaja menurunkan anggota perempuan pada operasi tersebut agar lebih humanis.
Terlebih, para pemilik lapak dan gerobak yang berjualan di bahu jalan dan trotoar juga kebanyakan perempuan.
"Emang kita dari awal agar humanis," ujarnya kepada Tribun Pontianak, Selasa 23 Januari 2024.
"Itu dalam rangka kita lebih mendekatkan diri ke masyarakat, makanya kita bentuk Satpol-PP yang perempuan, kalau sesama wanita lebih lembut, bibik-bibik (PKL) itu nurut pula sama ibu-ibu, Ibu-ibu sama ibu-ibu jadi nyambung," jelasnya.
• Top 3 Pontianak Hari Ini: Satpol PP Tertibkan PKL Pasar Teratai, Kasatreskrim Resmi Berganti
Ketua Komisi IV DPRD Kota Pontianak, Bebby Nailufa mengapresiasi langkah Satpol PP Kota Pontianak yang melakukan penertiban yang secara humanis terhadap sejumlah lapak dan gerobak PKL di sekitaran Pasar Teratai tersebut.
"Terkait Satpol PP tentunya pendekatannya secara humanis nih kita sepakatilah, kita setujui dan ini memang harus dilakukan," kata Bebby kepada Tribun Pontianak, Selasa 23 Januari 2024.
Dalam operasi tersebut, Satpol PP Kota Pontianak mengerahkan anggota perempuan untuk terjun langsung ke lapangan dan berkomunikasi dengan para PKL yang juga kebanyakan perempuan.
Namun, menurut Bebby, dengan berbagai pertimbangan akan lebih baik jika anggota yang diturunkan adalah laki-laki.
"Kalau menurunkan anggota perempuan pada operasi agar lebih humanis sebenarnya tidak juga, kaum laki-laki juga jika melakukan kinerja ke bawah dengan melakukan pendekatan-pendekatan yang humanis ini jauh lebih lebih baik," ucapnya.
• DPRD Apresiasi Langkah Humanis Satpol PP Pontianak saat Tertibkan PKL Pasar Teratai
Terlepas dari itu semua, Bebby, menilai langkah yang dilakukan Satpol PP adalah sebuah terobosan baru untuk menertibkan PKL yang berjualan di bahu jalan dan trotoar.
PKL di bahu jalan dan trotoar memang harus ditertibkan.
Terobosan baru ini diharapkan dapat berjalan dengan baik dan DPRD akan melakukan evaluasi jika dinilai tidak efektif.
"Harus mengkomunikasikan, membicarakan terlebih dahulu terkait pemilik lapak gerobak yang berjualan di bahu jalan ini memang harus ditertibkan," tuturnya.
AJI Pontianak Imbau Jurnalis Utamakan Keselamatan Saat Meliput Aksi Demo |
![]() |
---|
Bangun Jembatan hingga Perbaikan Jalan, Gubernur Ria Norsan Kebut Infrastruktur di Hulu Kalbar |
![]() |
---|
Polres Mempawah Gelar Salat Gaib dan Doa Bersama dengan Tokoh Agama dan Komunitas Ojek Online |
![]() |
---|
Pedagang Keripik Tetap Berjualan di Tengah Aksi Demo DPRD Kalbar: Tidak Takut Saya Cari Rezeki |
![]() |
---|
CEA Kecam Tindakan Kekerasan Aparat Saat Aksi 28 Agustus 2025 |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.