Waspada DBD
Status KLB DBD di Sanggau Tak Diperpanjang, DPRD Harap Warga Tetap Jaga Kebersihan Lingkungan
Selain itu, pemberantasan sarang nyamuk juga diharapkan agar tetap terus dilaksanakan.
Penulis: Hendri Chornelius | Editor: Faiz Iqbal Maulid
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Soal status kejadian luar biasa (KLB) Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Sanggau tidak diperpanjang, Wakil Ketua Komisi II DPRD Sanggau Yuvenalis Krismono mengingatkan kepada masyarakat agar tetap menjaga pola hidup bersih dan sehat.
"Meskipun status KLB DBD tidak diperpanjang, tentu kita berharap agar masyarakat tetap selalu waspada. Dan yang terpenting juga harus tetap terapkan pola hidup bersih dan sehat," katanya, Senin 15 Januari 2024.
Selain itu, Yuvenalis Krismono berharap pemberantasan sarang nyamuk agar tetap terus dilaksanakan.
Menurutnya, kebersihan lingkungan rumahnya masing-masing juga harus tetap selalu dijaga.
"Jangan sampai ada tempat perkembangbiakan nyamuk di lingkungan kita masing-masing. Jadi harus dipastikan benar-benar bersih dan tak ada tempat untuk perkembangbiakan nyamuk," tegasnya.
Lebih baik lanjutnya, mencegah daripada mengobati. Dengan begitu diharapkan kedepannya tak ada lagi kasus DBD di Kabupaten Sanggau.
"Pencegahan DBD ini memang di mulai dari diri kita masing-masing, dengan salah satunya tadi pemberantasan sarang nyamuk dan kebersihan lingkungan kita masing-masing," pungkasnya.
• Yohanes Ontot Hadiri Ibadah Perayaan Natal di Gereja GPdI Kenaman Sanggau
Lima Pasien DBD Dirawat di RS Achmad Diponegoro Putussibau, 4 Pasien Akan Dipulangkan |
![]() |
---|
Waspada DBD, Puskesmas Boyan Tanjung Kapuas Hulu Koordinasi ke Camat |
![]() |
---|
Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas Catat 20 Kasus DBD Selama Desember 2024 |
![]() |
---|
Dua Anak Meninggal Dunia Akibat DBD di Kapuas Hulu, Dinkes Minta Masyarakat Lebih Waspada |
![]() |
---|
Penderita DBD di Kapuas Hulu Capai 164 Orang, Dua Diantaranya Meninggal Dunia |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.