Kadis DPPPA Soroti Kasus Kekerasan Terhadap Yesa, Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak di Kalbar

Ia juga mengimbau kepada seluruh orang tua dan kepada siapa saja, jangan sampai menjadi pelaku kekerasan terhadap anak.

Penulis: Anggita Putri | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa
Foto Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Provinsi Kalimantan Barat Herkulana Mekarryani. 

Melakukan Edukasi ke sekolah-sekolah agr jangan terjadi kekerasan di lingkungan sekolah seperti bullying.

“Kita juga berkolaborasi dengan stakeholder hingga tinggat RT dalam rangka pencegahan, Penguatan Forum Anak dan Fasilitator Forum Anak,” ujarnya.

Upaya lainnya, yakni melakukan Penguatan Perlindungan Anak Berbasis Masyarakat (PATBM) , yang akan digelar pada 5-7 Desember dengan kegiatan pelatihan kepada para Fasilitator PATBM di Hotel Alimoer Kubu Raya.

“Nanti diharapkan dari hasil kegiatan ini akan terbentuk Satgas Perlindungan Anak hingga RT,” ucapnya.

Lalu, Pengembangan Penyedia Layanan Pencegahan dan Penanganan Anak Korban Kekerasan termasuk pada Unit PPPA di Polres-Polres di Kalimantan Barat.

“Kita juga bekerjasama dengan KPPAD Provinsi Kalimantan Barat. Dan terus melakukan Sosialisasi Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak,” pungkasnya. (*)

Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini Di sini

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved