Bupati Kapuas Hulu Minta Bersinergi Jaga Perbatasan dari Penyeludupan Narkoba

Dimana sebanyak 20 kg narkoba jenis sabu itu tidak sedikit, karena jumlahnya sangat banyak, sehingga sangat membahayakan anak bangsa di Indonesia.

Penulis: Sahirul Hakim | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa
Narkoba 20 kg dan sejumlah barang bukti lainnya, bersama tersangka saat diamankan oleh pihak TNI AD di Kodam XII Tanjungpura, Rabu 1 November 2023. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUASHULU - Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan, mengapresiasi atas penangkapan pelaku dalam penyeludupan narkoba sebanyak 20 kilogram, di Kecamatan Puring Kencana, perbatasan Indonesia-Malaysia wilayah Kapuas Hulu.

"Terimakasih kepada Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 10 Bradjamusti, dan semua pihak yang ada di Perbatasan Indonesia-Malaysia wilayah Kapuas Hulu, telah menyelamatkan anak bangsa dari narkoba," ujarnya, Rabu 1 November 2023.

Dimana sebanyak 20 kg narkoba jenis sabu itu tidak sedikit, karena jumlahnya sangat banyak, sehingga sangat membahayakan anak bangsa di Indonesia.

"Saya yakin Kapuas Hulu transit peredaran narkoba dari Perbatasan, namun itu sangat membahayakan," ucapnya.

Bupati juga berharap, kepada TNI Polri dan pihak-pihak terkait di wilayah perbatasan, untuk sama-sama menekan penyeludupan narkoba wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia di Kapuas Hulu.

Baca juga: Motif WNA Malaysia Jadi Kurir 20 Kg Sabu di Puring Kencana Kapuas Hulu

"Kita tau bersama bahwa, wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia di Kapuas Hulu sangat luas dan banyak jalan-jalan tak resmi yang masih digunakan oleh masyarakat," ujarnya.

Maka dari itu jelas Bupati, semua pihak di Kabupaten Kapuas Hulu, baik TNI, Polri, Bea Cukai, Imigrasi, dan instansi terkait lainnya, untuk selalu bersinergi perketat keluar masuk orang dan barang di perbatasan. (*)

Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini Di sini

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved