Rakorda TP PKK se-Kalbar, Libatkan Peran Kader PKK dalam Cegah Korupsi
“Demikian juga di dalam pelaksanaan 10 program pokok PKK yang sudah lengkap di atur untuk kesejahteraan masyarakat," ungkapnya.
Penulis: Anggita Putri | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Barat, menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda), sekaligus Sosialisasi Anti Korupsi Tahun 2023, di Hotel Gajahmada Pontianak, Senin 30 Oktober 2023.
Kegiatan Rakorda tersebut diikuti oleh Perwakilan TP PKK Provinsi hingga Kabupaten Kota se-Kalbar.
Dengan mengangkat tema “Kader PKK dan 10 Program Pokok PKK, Melaju Menuju Indonesia Maju.
Saat membuka acara Rakorda tersebut, Penjabat Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Barat, Windy Prihastari Harisson menekankan beberapa hal penting.
Diantaranya sosialisasi tentang pencegahan korupsi, serta menekankan seluruh program kerja di Pokja-Pokja untuk mendukung dalam pencegahan stunting.
Baca juga: Tekankan Peran PKK sebagai Pembina Posyandu, Windy Edukasi Pengetahuan Menu MPASI Cegah Stunting
"Saya berharap mudah-mudahan dalam kegiatan Rakorda ini, kita semua dapat mensinergikan, mensinkronkan, mengkolaborasikan program-program kegiatan PKK se Kalimantan Barat,“ harap Windy.
Windy menyampaikan bahwa pelaksanaan Rakorda PKK Provinsi Kalimantan Barat ini merupakan tindak lanjut hasil rapat koordinasi Nasional PKK Pusat yang telah dilaksanakan pada bulan September 2023 di Jakarta.
“Kami (Tp PKK Provinsi) tidak bisa berbuat banyak jika ibu-ibu Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kota tidak melaju duluan, karena kami (TP PKK Provinsi), tidak punya wilayah langsung dalam pembinaan,," terangnya.
Ia juga turut mengapresiasi kepada Inspektorat yang telah memilih TP PKK sebagai Duta-Duta Anti Korupsi Kalimantan Barat.
"Saya yakin ibu-ibu PKK semua pasti mau dan setuju untuk kita ditunjuk sebagai duta-duta anti Korupsi di Kalimantan Barat,”ucap Windy.
Sebab dikatakannya, Tim Penggerak PKK ini merupakan suatu organisasi yang hebat sampai di lingkungan terkecil yakni keluarga. Yang bisa ikut masuk dalam melaksanakan pembinaan dan juga mengedukasi generasi-generasi muda yang nantinya menjadi generasi penerus.
“Demikian juga di dalam pelaksanaan 10 program pokok PKK yang sudah lengkap di atur untuk kesejahteraan masyarakat," ungkapnya.
Ia berharal kegiatan sosialisasi ini nantinya mampu mengedukasi masyarakat melalui kader-kader PKK baik tingkat Pusat sampai ke desa untuk pencegahan korupsi, dan bisa saling mengingatkan, menjaga kebiasaan untuk selalu jujur dan menjunjung tinggi dan menjaga sebaik-baiknya integritas.
Ia menekankan bahwa Pencegahan korupsi dapat dilakukan dengan cara yang sederhana, sikap kritis, saling mengingatkan, menanamkan nilai kejujuran kepada anak atau lingkup lebih besar tentang arti anti Korupsi.
Sementara itu, Inspektur Provinsi Kalimantan Barat, Dra. Marlyna, mengatakan bahwa maksud penyelenggaraan kegiatan ini adalah dalam rangka pemberantasan korupsi yang melibatkan seluruh elemen masyarakat Indonesia tak terkecuali TP PKK.
FKUB Kalbar Serukan Aksi Damai: Jaga Persatuan, Tolak Provokasi, Dukung Aspirasi Mahasiswa |
![]() |
---|
Bupati Romi Wijaya Sambangi Asrama Kayong Utara di Pontianak |
![]() |
---|
Kapolresta Pontianak Ungkap Ada Penyusup Bawa Molotov di Aksi Mahasiswa Mapolda Kalbar |
![]() |
---|
Bulog Kalbar Pastikan Stok Beras Aman hingga Enam Bulan ke Depan |
![]() |
---|
AKSI 30 Agustus di Mapolda Kalbar, Kapolresta Pontianak Turun Langsung Duduk Bersila Penuh Dialog |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.